Selasa
22 September 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Jurus Baru Banyuwangi Genjot Produktivitas Sapi

pdip-jatim-ipuk-peternakan-sapi-7

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi meluncurkan program SMS Pisan, kepanjangan dari Sapi Manak Setahun Pisan (sapi beranak setahun sekali).

Program ini memberikan treatment kepada indukan sapi yang mengalami gangguan reproduksi sehingga mereka dapat bereproduksi secara maksimal, yaitu satu tahun sekali.

Dalam program SMS Pisan ini Pemkab Banyuwangi menyiapkan tim yang bertugas mendampingi sapi-sapi yang bermasalah agar bisa produktif kembali. Sehingga usai melahirkan, saat anaknya usia tiga bulan, si induk sapi sudah bisa bunting lagi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya berharap melalui program SMS Pisan ini, populasi sapi di Banyuwangi bisa semakin meningkat,

“Ujungnya tentu meningkatkan kesejahteraan kawan-kawan peternak,” kata Ipuk, Jumat (30/4/2021).

Peluncuran program SMS Pisan dilakukan bupati yang juga kader PDI Perjuangan ini sehari sebelumnya. Yakni saat Ipuk melakukan kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo.

Dalam peluncuran itu, Ipuk didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Arief Setyawan. Turut hadir Kepala UPT  Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Jawa Timur, Dr drh Iswahyudi.

Terkait program ini, Arief Setyawan menjelaskan, tim akan melakukan pendampingan kepada sapi-sapi yang mengalami gangguan reproduksi. Sapi yang tidak birahi akan dibuat birahi.

“Kami berikan treatment khusus, agar reproduksinya bisa sama dengan sapi lainnya,” terang Arief.

Arief menambahkan, cara mendapatkan program ini cukup mudah. Pemilik sapi cukup melaporkan kondisi sapinya yang mengalami gangguan reproduksi kepada petugas maupun Pusat Kesehatan Hewan terdekat.

“Biaya pengobatan hingga kawin suntik gratis, ditanggung pemerintah kabupaten. Target kami dalam 1 bulan ini bisa menyasar 750 sapi,” sebutnya.

Sementara itu, dalam program pengembangan sapi kualitas premium, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memilih Kabupaten Banyuwangi sebagai percontohan pengembangan sapi ras baru. Yakni jenis sapi kualitas premium belgian blue (BB) dan wagyu.

Ipuk pun menyatakan siap mendukung program dari Pemprov Jatim tersebut dan menyebut pengembangan sapi belgian blue dan wagyu akan semakin mendongkrak populasi sapi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Dengan demikian, Banyuwangi akan semakin berperan dalam menyangga ketahanan pangan Jawa Timur untuk komoditas daging sapi. Selama ini, Banyuwangi juga selalu rutin mengirim sapi ke luar daerah,” kata Ipuk.

Sapi jenis belgian blue merupakan sapi potong yang embrionya diimpor dari Belgia. Kelebihannya, sapi jenis ini memiliki otot tumpuk sehingga produksi dagingnya lebih banyak, bisa mencapai 1,5 ton per ekor.

Sedang sapi wagyu merupakan sapi dengan daging kualitas premium, dan daging wagyu biasanya dipasok untuk menu steak kualitas tinggi di restoran. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ina Ammania: AI bukan Jalan Pintas Selesaikan Tugas Akademik

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Berharap Konflik Songgoriti Tuntas, Jadi Kado HUT ke-25 Kota Batu

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari berharap penuntasan konflik pengelolaan dan ...
PEMILU

Puan Tegaskan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Masih Wacana Informal Antarparpol

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan wacana ambang batas parlemen ...
EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...
LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...