Selasa
26 Mei 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Iki Suroboyo Rek!”

pdip jatim - nobar debat perdana

pdip jatim - nobar debat perdanaSURABAYA – Antusias pendukung Cawali-cawawali Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana tidak hanya terlihat di dalam dan sekitar gedung Gramedia Expo Surabaya, saat berlangsungnya debat publik Pilkada Surabaya 2015, Jumat (30/10/2015) malam.

Di acara nonton bareng (nobar) debat publik beberapa titik Surabaya, dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 2 itu juga tak kalah meriah. Ungkapan dukungan di acara nobar, bahkan lebih meriah ketimbang suasana di arena debat.

“Iki Suroboyo rek!… Risma-Whisnu yess…!” Yel-yel itu menggema di aula DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kawasan Kendangsari, salah satu lokasi nobar debat publik.

Ungkapan dukungan terhadap pasangan Risma-Whisnu itu menggema, terutama di saat jeda acara. Juga saat pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu selesai memaparkan visi-misinya, atau selesai menjawab pertanyaan, baik dari pemandu acara, maupun dari calon lain.

Pun di Rungkut, tepatnya di Jalan Kedung Baruk VI, peserta nobar di kawasan Surabaya Timur yang diikuti ratusan warga dari sejumlah wilayah ini tak beranjak sampai acara debat berakhir. Sebagian dari mereka, mengikuti acara nobar sambil mengenakan kaos merah bertuliskan “Iki Suroboyo” maupun “Now and Then”.

Antusiasme warga nonton bareng debat cawali-cawawali tersebut, karena mereka ingin mengetahui visi – misi yang disampaikan pasangan calon yang didukungnya.

Seperti diungkapkan Isnaini, warga RW 4 Kelurahan Kedungbaruk, Rungkut. Dia mengaku, baru pertama kali menyaksikan debat yang dikemas dengan konsep nobar.

Sebenarnya, ujar Isnaini, di rumahnya ada pesawat televisi yang cukup besar. Namun, dirinya merasa lebih senang jika nonton bareng bersama teman dan tetangganya.

“Saya seneng aja, seru banget acaranya. Sekalian bisa mengetahui program para calon,” kata mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya itu

Dari paparan pasangan calon, ia menilai visi-misi yang disampaikan pasangan nomor dua sangat realitis dan visioner. “Mereka (Risma-Whisnu) sudah berpengalaman. Jadi, wajar menguasai kebijakan yang tepat untuk Kota Surabaya,” ujarnya.

Sementara, Ardian, seorang warga Gunung Anyar menyatakan mendukung acara nobar debat calon wali kota dan wakil wali kota. Menurutnya, acara seperti ini diperlukan, karena tidak semua warga mengetahui langsung gagasan dan program pembangunan pasangan calon.

“Dengan begini kan, warga bisa tahu seperti apa rencana kerja calon wali kota dan wakilnya,” tuturnya.

Dia berharap, acara nobar ini bisa kembali digelar di acara debat kandidat berikutnya. Dia mengapresiasi upaya yang dilakukan tim pemenangan Risma-Whisnu menyelenggarakan kegiatan nobar, agar seluruh warga mengetahui, bahwa 9 Desember mendatang ada Pilkada.

Sementara itu, pendukung pasangan nomor urut 2 yang hadir di sekitar arena debat tak hilang akal. Meski tidak masuk arena debat karena dibatasi hanya 50 orang pendukung, bermodalkan tikar, ratusan pendukung Risma-Whisnu itu pun nobar di depan pintu masuk Gramedia Expo. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...