Minggu
31 Mei 2026 | 1 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hujan, Senyum, dan Takjil: Kisah Beldex Pioneer Berbagi Ramadan di Pasar Turi

pdip jatim 260315 beldex berbagi takjil 1

SURABAYA – Hujan turun menjelang waktu berbuka puasa di Kota Surabaya, Minggu sore (15/3/2026). Jalanan di depan Stasiun Pasar Turi yang biasanya dipenuhi kendaraan tetap ramai dilalui pengendara yang berpacu dengan waktu menuju azan Magrib.

Di tengah rintik hujan itu, sekelompok relawan berdiri di tepi Jalan Semarang.

Sebagian mengenakan jas hujan, sebagian lainnya berpayung. Dengan senyum yang tak lepas dari wajah mereka, relawan Tim Beldex Pioneer membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas.

Satu per satu kendaraan memperlambat laju. Ada yang menepi sejenak, ada pula yang sekadar meraih paket takjil dari tangan relawan.

“Monggo mas,” ujar seorang relawan sambil menyodorkan dua paket takjil kepada pengendara yang berboncengan.

Pengendara itu menerima dengan wajah sumringah. Saat melintas di depan Tri Didik Adiono—yang akrab disapa Didik Beldex—ia menyempatkan diri mengucapkan terima kasih.

“Suwun Cak Didik,” ucapnya.

Didik yang berdiri di pinggir jalan membalas dengan acungan jempol. Bagi pembina Tim Beldex Pioneer itu, momen kecil seperti itu menjadi bagian dari kebahagiaan Ramadan.

Menurut Didik, kegiatan berbagi takjil tersebut sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap pekan selama bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, meski kondisi hujan, Tim Beldex Pioneer tetap bersemangat membagikan takjil hingga habis,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya itu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Ini sudah menjadi rutinitas Tim Beldex Pioneer. Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk sedikit meringankan warga yang masih berada di jalan saat waktu berbuka,” katanya.

Tak butuh waktu lama. Dalam kurang dari satu jam, 250 paket takjil yang disiapkan relawan habis terbagi kepada para pengendara.

Menjelang azan Magrib, kegiatan berbagi itu pun selesai. Para relawan perlahan meninggalkan lokasi, sementara kendaraan kembali mengalir di ruas jalan yang mulai dipenuhi lampu-lampu kota.

Di tengah hujan yang masih mengguyur Surabaya sore itu, aksi sederhana tersebut menyisakan kehangatan Ramadan—bahwa di balik derasnya hujan dan padatnya jalanan kota, selalu ada ruang untuk berbagi dan menebar kebaikan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...