Rabu
15 Juli 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hujan, Senyum, dan Takjil: Kisah Beldex Pioneer Berbagi Ramadan di Pasar Turi

pdip jatim 260315 beldex berbagi takjil 1

SURABAYA – Hujan turun menjelang waktu berbuka puasa di Kota Surabaya, Minggu sore (15/3/2026). Jalanan di depan Stasiun Pasar Turi yang biasanya dipenuhi kendaraan tetap ramai dilalui pengendara yang berpacu dengan waktu menuju azan Magrib.

Di tengah rintik hujan itu, sekelompok relawan berdiri di tepi Jalan Semarang.

Sebagian mengenakan jas hujan, sebagian lainnya berpayung. Dengan senyum yang tak lepas dari wajah mereka, relawan Tim Beldex Pioneer membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas.

Satu per satu kendaraan memperlambat laju. Ada yang menepi sejenak, ada pula yang sekadar meraih paket takjil dari tangan relawan.

“Monggo mas,” ujar seorang relawan sambil menyodorkan dua paket takjil kepada pengendara yang berboncengan.

Pengendara itu menerima dengan wajah sumringah. Saat melintas di depan Tri Didik Adiono—yang akrab disapa Didik Beldex—ia menyempatkan diri mengucapkan terima kasih.

“Suwun Cak Didik,” ucapnya.

Didik yang berdiri di pinggir jalan membalas dengan acungan jempol. Bagi pembina Tim Beldex Pioneer itu, momen kecil seperti itu menjadi bagian dari kebahagiaan Ramadan.

Menurut Didik, kegiatan berbagi takjil tersebut sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap pekan selama bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, meski kondisi hujan, Tim Beldex Pioneer tetap bersemangat membagikan takjil hingga habis,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya itu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Ini sudah menjadi rutinitas Tim Beldex Pioneer. Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk sedikit meringankan warga yang masih berada di jalan saat waktu berbuka,” katanya.

Tak butuh waktu lama. Dalam kurang dari satu jam, 250 paket takjil yang disiapkan relawan habis terbagi kepada para pengendara.

Menjelang azan Magrib, kegiatan berbagi itu pun selesai. Para relawan perlahan meninggalkan lokasi, sementara kendaraan kembali mengalir di ruas jalan yang mulai dipenuhi lampu-lampu kota.

Di tengah hujan yang masih mengguyur Surabaya sore itu, aksi sederhana tersebut menyisakan kehangatan Ramadan—bahwa di balik derasnya hujan dan padatnya jalanan kota, selalu ada ruang untuk berbagi dan menebar kebaikan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kawal Penuh Sekolah Rakyat, Pastikan Program Berhasil Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri tidak sekadar berjalan, ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kepastian Potongan Aplikator dan Perlindungan BPJS bagi Driver Online

DPRD Jawa Timur mematangkan Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Transportasi Berbasis Aplikasi yang mengatur ...
EKSEKUTIF

Sanusi Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Kabupaten Malang

Bupati Malang Sanusi menegaskan komitmennya mengembangkan ekonomi hijau berbasis bambu melalui penguatan perhutanan ...