Jumat
23 Oktober 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hormat Takzim kepada Guru, Jokowi Bungkukkan Badan

pdip-jatim-jokowi-pgri

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan salam penghormatan kepada guru atas jasa-jasanya yang telah mencerdaskan anak-anak indonesia. Salam hormat ini dilakukan Jokowi dengan membungkukkan badan di hadapan puluhan ribu guru.

“Bapak ibu guru yang saya banggakan, perlu saya tegaskan, saya tak mungkin berdiri di sini tanpa didikan guru-guru saya,” kata Jokowi, saat pidato dalam peringatan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/12/2017).

“Oleh sebab itu, saya ingin sampaikan hormat takzim saya terhadap guru-guru saya yang telah mendidik saya sehingga saya menjadi presiden,” tambahnya.

Mantan Wali Kota Solo yang mengenakan baju seragam PGRI ini lalu bergeser satu langkah dari podium. Dia kemudian menundukkan badan selama beberapa detik sebelum kembali ke podiumnya.

Aksi Jokowi tersebut langsung disambut antusias oleh para guru yang hadir. Para guru yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia langsung bertepuk tangan dan bersorak histeris.

“Sekali lagi saya tak mungkin jadi presiden tanpa peran guru,” ulang Jokowi.

Selain Presiden Jokowi, hadir dalam acara ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Sementara itu, Ketua Umum PGRI Unifah Rasyidi mengapresiasi Presiden Joko Widodo karena di berbagai kesempatan selalu menyatakan agar guru tak terlalu banyak dibebani tugas administrasi.

Selain itu, Unifah juga mengapresiasi Jokowi yang selalu menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi. Pihaknya berharapa hal itu menjadi kenyataan.

“Kiranya dalam praktiknya administrasi tata kelola guru dapat disederhanakan dalam kenaikan tunjangan profesi, kenaikan pangkat, sertifikasi dan lain-lain,” kata Unifah.

Dia meyakini, dengan disederhanakannya administrasi tata kelola guru, maka para guru bisa memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses pembelajaran secara berkualitas. Efeknya akan berdampak positif kepada anak didik.

“Kami harap tunjangan profesi tepat waktu dan tepat jumlah,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi langkah pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang gencar membangun infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah terpencil.

Pihaknya berharap upaya tersebut diikuti dengan perhatian terhadap guru yang ada di wilayah pelosok.

“Guru guru di daerah 3 T, terdepan, terluar, dan tertinggal, kiranya diberikan prioritas Bapak Presiden,” harap dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...