Minggu
09 Agustus 2026 | 11 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hearing Jelang PPDB 2022, Legislator Kota Kediri Usul Seragam Gratis bagi Siswa

pdip-jatim-220421-rdp-kom-c-dprd-kt-kediri-1

KEDIRI – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 yang bakal berlangsung Mei mendatang menjadi perhatian Komisi C DPRD Kota Kediri.

Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Sunarsiwi Ganik Pramana mengatakan, komisinya mempertanyakan secara detail soal PPDB kepada Dinas Pendidikan Kota Kediri dalam hearing yang digelar Kamis (21/4/2022).

Legislator PDI Perjuangan ini berharap Dinas Pendidikan menyiapkan dengan matang sebelum PPDB dilaksanakan, yang direncanakan berlangsung bulan depan.

“Ada 4 jalur yang dibuka untuk PPDB 2022, di antaranya jalur afirmasi, jalur prestasi karakteristik sekolah, jalur siswa anak berkebutuhan khusus, serta jalur zonasi. Pendaftaran 6-8 Juli 2022,” ungkap Mbak Ganik, sapaan akrabnya, usai hearing.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, pihaknya juga mengusulkan adanya tambahan seragam gratis bagi siswa. Menurutnya, jumlah seragam gratis yang diberikan kepada para siswa masih terbilang kurang dan perlu ditambah.

“Untuk tahun ini kan seragam wajib hanya satu. Di banggar (badan anggaran) nanti kita usulkan lah, untuk ditambah minimal dua. Syukur-syukur bisa 4 seragam semua. Kalau sekolah kan ada seragam wajib, seragam pramuka, seragam khas-tiap tiap sekolah dan ada seragam olahraga,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Siswanto menjelaskan jika pihaknya sudah memberikan paparan terkait rencana PPDB 2022 kepada anggota dewan.

“Anggota Dewan sudah oke, segera untuk ditindaklanjuti. Insya Allah mulai besok saya sudah bisa mengundang kepala sekolah memberikan sosialisasi terkait PPDB,” jelas Siswanto.

Dia menyebut, pelaksanaan PPDB 2022 tidak jauh dari PPDB 2021. Karena acuan Permendikbud Ristek masih tetap sama, nomor 1 tahun 2021. Hanya saja di Kota Kediri nantinya ada tambahan 1 SMP Negeri.

Soal usulan penambahan pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa, jelas Siswanto, pihaknya mengikuti saja apa yang menjadi keinginan anggota dewan.

“Komisi C kan mengusulkan kalau bisa menjadi 4 seragam. Kalau saya mengikut saja sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Sehingga untuk 2022 kita mendapat 1 stel yaitu seragam nasonal SD warna merah putih, sementara SMP warna biru putih,” ujarnya.

Diakuinya jika di tahun 2021 lalu, pemberian seragam sekolah gratis ditiadakan karena anggarannya digunakan untuk penanganan Covid-19. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...