Jumat
16 Oktober 2026 | 12 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hearing Jelang PPDB 2022, Legislator Kota Kediri Usul Seragam Gratis bagi Siswa

pdip-jatim-220421-rdp-kom-c-dprd-kt-kediri-1

KEDIRI – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 yang bakal berlangsung Mei mendatang menjadi perhatian Komisi C DPRD Kota Kediri.

Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Sunarsiwi Ganik Pramana mengatakan, komisinya mempertanyakan secara detail soal PPDB kepada Dinas Pendidikan Kota Kediri dalam hearing yang digelar Kamis (21/4/2022).

Legislator PDI Perjuangan ini berharap Dinas Pendidikan menyiapkan dengan matang sebelum PPDB dilaksanakan, yang direncanakan berlangsung bulan depan.

“Ada 4 jalur yang dibuka untuk PPDB 2022, di antaranya jalur afirmasi, jalur prestasi karakteristik sekolah, jalur siswa anak berkebutuhan khusus, serta jalur zonasi. Pendaftaran 6-8 Juli 2022,” ungkap Mbak Ganik, sapaan akrabnya, usai hearing.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, pihaknya juga mengusulkan adanya tambahan seragam gratis bagi siswa. Menurutnya, jumlah seragam gratis yang diberikan kepada para siswa masih terbilang kurang dan perlu ditambah.

“Untuk tahun ini kan seragam wajib hanya satu. Di banggar (badan anggaran) nanti kita usulkan lah, untuk ditambah minimal dua. Syukur-syukur bisa 4 seragam semua. Kalau sekolah kan ada seragam wajib, seragam pramuka, seragam khas-tiap tiap sekolah dan ada seragam olahraga,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Siswanto menjelaskan jika pihaknya sudah memberikan paparan terkait rencana PPDB 2022 kepada anggota dewan.

“Anggota Dewan sudah oke, segera untuk ditindaklanjuti. Insya Allah mulai besok saya sudah bisa mengundang kepala sekolah memberikan sosialisasi terkait PPDB,” jelas Siswanto.

Dia menyebut, pelaksanaan PPDB 2022 tidak jauh dari PPDB 2021. Karena acuan Permendikbud Ristek masih tetap sama, nomor 1 tahun 2021. Hanya saja di Kota Kediri nantinya ada tambahan 1 SMP Negeri.

Soal usulan penambahan pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa, jelas Siswanto, pihaknya mengikuti saja apa yang menjadi keinginan anggota dewan.

“Komisi C kan mengusulkan kalau bisa menjadi 4 seragam. Kalau saya mengikut saja sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Sehingga untuk 2022 kita mendapat 1 stel yaitu seragam nasonal SD warna merah putih, sementara SMP warna biru putih,” ujarnya.

Diakuinya jika di tahun 2021 lalu, pemberian seragam sekolah gratis ditiadakan karena anggarannya digunakan untuk penanganan Covid-19. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...