Minggu
23 Agustus 2026 | 6 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Teror Bagi Pendekar Korupsi Tak Bisa Dibiarkan

pdip-jatm-hasto-ssat-di-batu

Hasto mengatakan, intimidasi kepada penegak hukum harus dicegah, dan berharap polisi cepat mengungkap pelaku teror berupa penyiraman air keras tersebut.

“Kami sangat menyesalkan, itu merupakan bagian dari teror bagi para pendekar korupsi. Teror bagi pendekar korupsi tidak bisa kita biarkan karena itu aparat harus mengusut tuntas,” ujar Hasto saat di Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut Hasto, teror terhadap aparat penegak hukum tak boleh lagi terjadi. Penegak hukum harus dilindungi. (Baca: Sebut Penyerangan Terhadap Novel Tindakan Brutal, Jokowi Mengutuk!)

“Jangan sampai upaya-upaya untuk memberantas korupsi itu ditakut-takuti, diintimidasi dengan berbagai teror,” tegasnya.

Sementara itu, Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat mengaku kaget dan mengecam teror tersebut. Dia mendengar informasi soal penyerangan terhadap Novel usai Salat Subuh.

Atas kejadian itu, kata Djarot, pihaknya akan semakin menggalakkan pemberantasan korupsi. Hal ini menjadi bukti bahwa korupsi masih harus diperangi.

“Ini semakin menguatkan kami ‘perang’ terhadap koruptor untuk membangun pemerintahan bersih tanpa pandang bulu,” tandasnya.

Mantan Wali Kota Blitar dua periode itu juga menyebut tindakan penyiraman air keras tersebut sudah termasuk tindak kriminal. Dia berharap agar polisi segera bisa menangkap pelaku.

“Pak Novel Baswedan penyidik KPK senior, berarti ada teror intimidasi. Udah teror, kriminal kalau sudah ada siram air keras,” tegasnya.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal saat berjalan pulang dari masjid usai salat subuh. Dia kini dirawat intensif di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Novel Baswedan sendiri selama ini menangani kasus-kasus besar yang ada di KPK. Dia merupakan penyidik yang dianggap tidak pandang bulu dalam menangani kasus. Salah satu kasus besar yang saat ini dia tangani adalah kasus korupsi e-KTP.

Novel saat ini menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit khusus mata, Jakarta Eye Center (JEC) di Menteng, Jakarta Pusat. Novel memiliki permasalahan dengan pengelihatannya karena siraman air keras.

Serangan terhadap Novel terjadi usai Novel menunaikan salat subuh berjamaah di dekat rumahnya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut. Dua orang tak dikenal yang berboncengan motor menyiramkan air keras ke arahnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...
KRONIK

Momen Hangat Megawati dan Tiga Penari Remo Cilik di Surabaya: Jangan Menyerah Menari

SURABAYA — Suasana rapat konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (24/8/2026) seketika mencair ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Babad, Amin Thohari Bahas Penurunan APBD 2027 hingga Kemandirian Pangan

BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, menggelar Reses Masa Sidang II ...