Sabtu
02 Mei 2026 | 9 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasil Panennya Diborong Srikandi Banteng, Petani Cabai: Terima Kasih Ibu Nia

PDIP-Jatim-Ibu-Nia-02092021

SUMENEP – Anjloknya harga cabai rawit dan bawang merah disikapi Ketua Tim Penggerak (TP) PPK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, dengan memborong hasil panen petani. Menurutnya, itu langkah konkret untuk membantu para petani.

“Saya membeli cabai rawit dan bawang merah langsung dari petani, sebagai salah satu upaya membantu menstabilkan harganya,” kata Nia Kurnia Fauzi di sela-sela kegiatannya, Kamis (2/9/2021).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep ini menyatakan, saat ini, harga dua komoditas itu di pasaran yakni cabai rawit sekitar Rp 5.000,00 perkilogram dan bawang merah kering Rp14.000,00 perkilogram.

“Tentu saja, dengan harga itu petani merugi karena harga penjualan tidak sesuai dengan biaya tanam hingga panennya,” tutur istri Bupati Sumenep ini.

Untuk itulah, dirinya mengajak seluruh pengurus PKK, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat, untuk bersama-sama membeli cabai rawit dan bawang merah petani.

“Salah satu solusi konkrit membantu kesulitan petani dengan membeli cabai dan bawang merah hasil panen dari petani sebagai konsumsi kebutuhan sehari-hari,” harapnya.

Mbak Nia, sapaan akrabnya, memborong cabai rawit sebanyak 3 kwintal dengan harga Rp 7.500,00 perkilogram dan bawang merah 2 kwintal seharga Rp15.000,00 perkilogram. Sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dari harga pasar.

“Kami (PPK Kabupaten) secara bertahap melakukan pembelian cabai rawit dan bawang merah petani, jika harga belum stabil,” jelasnya.

Setibanya di rumahnya, Mbak Nia membungkus ratusan kilogram cabai rawit dan bawang merah segar dalam kemasan plastik. Ia akan membagikan cabai rawit dan bawang merah pada warga di sekitar rumahnya.

“Cabai rawit dan bawang merah ini, dibagi-bagikan kepada warga di sekitar lingkungan, supaya mereka berkeinginan membeli panen petani,” tandasnya.

Sementara salah seorang petani, Budiyanto warga Dusun Basoka Tengah, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, menyampaikan terima kasih atas kepeduliannya kepada petani cabai rawit dan bawang merah, karena membeli di atas harga pasaran.

“Alhamdulillah, baru sekarang istri bupati (Nia Kurnia, red) peduli kepada kami (petani). Mudah-mudahan aksi pembelian ini berlanjut diikuti oleh pihak lainnya guna membantu petani saat musim panen cabai dan bawang merah,” ujarnya penuh harap. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...