Selasa
13 Oktober 2026 | 4 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Pertama PPKM Darurat, Bupati Sumenep Pantau Cafe dan Rumah Makan

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-01072021

SUMENEP – Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres AKBP Rahman Wijaya dan Dandim Letkol Inf Nur Cholis melakukan pantauan di sejumlah lokasi pada Sabtu malam (3/7/2021).

Bupati Sumenep bersama Kapolres dan Dandim mengecek pelaksanaan PPKM Darurat di sejumlah cafe dan rumah makan di sekitaran Kota Sumenep. Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi memberikan sosialisasi tentang pembatasan kegiatan masyarakat selama PPKM Darurat.

“Saya ingin tahu secara langsung bagaimana pelaksanaan PPKM Darurat di tengah masyarakat karena ada pembatasan kegiatan, khususnya tempat usaha cafe dan warung makan,” ujar Fauzi.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini, pemberlakuan PPKM Darurat ini dalam rangka menekan laju penyebaran Covid-19, yang secara nasional terus mengalami lonjakan.

“Maka berdasarkan Imendagri Nomor 15 Tahun 2021, kami lakukan PPKM darurat,” jelas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Dalam PPKM Darurat ini, jelas Fauzi, semua aktivitas warga dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Supermarkert atau swalayan jumlah pengunjungnya juga dibatasi maksimal 50 persen.

“Untuk cafe, rumah makan dan warung juga dilarang melayani makan dan minum di tempat, semuanya hanya melayani pemesanan dan dibawa pulang,” jelasnya.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus Covid-19. Menyusul terjadinya peningkatan penyebaran kasus belakangan ini.

“Kami berharap masyarakat mematuhi aturan PPKM Darurat ini demi pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep, supaya kesehatan masyarakat pulih dan ekonomi bangkit,” ungkapnya.

Selebihnya, suami Nia Kurnia ini mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Saya berharap masyarakat harus sadar untuk melaksanakan aturan PPKM Darurat ini supaya pemerintah tidak memperpanjang penerapannya. Sebab kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga Sumenep, jadi mari bersama-sama disiplin prokes dan divaksin,” pungkasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...