Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hamka Haq: Tugas PDI Perjuangan untuk Mengawal Pancasila

PDIP-Jatim-Hamka-Haq-13082021

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Hamka Haq menyebutkan bahwa peristiwa perebutan kekuasaan pemerintahan oleh Taliban di Afganistan berpotensi mempengaruhi gerakan dan taktis kelompok radikal di Indonesia.

Dia menjelaskan, secara historis konflik di Afganistan telah terjadi sebagai akibat dari perang dingin perebutan kekuasaan dan pengaruh dari dua kekuatan dunia masa itu, antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

“Jadi sebenarnya Mujahidin awalnya itu dibantu Amerika untuk berperang dengan Soviet. Namun dalam faksi-faksi Islam di Afganistan ini terjadi konflik antara Mujahidin ini dengan Taliban,” terang Hamka Haq dalam kegiatan webinar bertajuk Dampak Perubahan Politik Afganistan Terhadap Ketahanan Ideologi Indonesia yang digelar Badiklatda DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jumat (17/9/2021).

Konflik yang terjadi di Afganistan kemudian menarik masuknya aktor-aktor baru seperti kelompok radikal seperti Al-Qaeda dan Islamic States of Iraq and Syria (ISIS).

Belajar dari peristiwa yang terjadi di Afganistan, Hamka Haq berpandangan pengaruh ideologi radikal kanan juga tengah berupaya menghegemoni pandangan masyarakat Indonesia.

“Mereka menganggap bid’ah seluruh apa yang tidak pernah dilaksanakan oleh Rasul, sehingga harus diberantas semua. Kemudian juga memandang pemerintah itu adalah thogut yang harus ditumbangkan. Jadi ini yang menjadi ciri dari radikalisme,” ungkapnya.

Hamka Haq mengingatkan, walaupun secara landasan hukum, berbagai ormas radikal sudah ditetapkan sebagai organisasi terlarang, tapi organ-organ organisasi tersebut masih memiliki anggota yang terus beraktivitas dan menyebarkan paham-paham radikal setiap hari.

“Meskipun organisasinya sudah dibubarkan tapi orang-orangnya masih hidup. Ini yang harus kita waspadai dari pendidikan dan keseharian masyarakat. Ini tugas PDI Perjuangan untuk mengawal Pancasila bersama-sama dengan NU dan Muhammadiyah,” imbuhnya.

Menurutnya, menjadi tugas kader-kader PDI Perjuangan di Jawa Timur bahkan seluruh Indonesia untuk benar-benar melindungi masyarakat dari paparan ideologi radikal yang bertujuan menumbangkan pemerintah melalui cara-cara inkonstitusional.

Pencegahan melalui pendekatan secara personal serta memberikan pengawasan terhadap infiltrasi kelompok-kelompok radikal di tengah masyarakat harus benar-benar diperhatikan.

“Teroris itu maunya menumbangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui gerakan bersenjata. Organisasi radikal tersebut, bertransformasi menjadi gerakan teroris itu adalah biologinya sama dengan Taliban,” tandasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...