Sabtu
31 Oktober 2026 | 1 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Grebeg Maulid, Kusnadi Acungi Jempol Warga Tamansari Jember

pdip-jatim-kusnadi-grebeg-maulid-jember1

JEMBER – Ketua DPRD Jawa Timur H Kusnadi SH MHum memberi acungan jempol untuk warga Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, yang masih nguri-uri kearifan lokal dalam upaya mengembangkan dan memperkuat nilai-nilai keislaman di wilayahnya.

Sebab, di daerah yang mayoritas warganya berpenduduk Muslim ini, seni budaya tradisional masih dipertahankan, misalnya di acara peringatan hari-hari besar Islam.

Kusnadi mengatakan, penyebaran Islam di Nusantara pada awalnya juga disyiarkan dengan media seni budaya. Dia mencontohkan salah satu walisongo, yakni Sunan Kalijogo, menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa dengan menggunakan wayang kulit sebagai media dakwahnya.

Malah, wali yang di masa mudanya bernama Raden Said ini menciptakan lakon wayang kulit, yakni Jamus Kalimasada. Semangatnya saat itu, papar Kusnadi, melalui pagelaran wayang kulit, Sunan Kalijogo mengajak masyarakat masuk agama Islam, dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.

“Jadi saat itu, para wali menyebarkan agama Islam dengan damai, tanpa kekerasan dan mengkafirkan umat lain,” kata Kusnadi, saat menyampaikan sambutan acara Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Yayasan Pendidikan Nurul Qur’an, di Dusun Gondosari, Tamansari, Wuluhan, Jember, Minggu (1/12/2019).

Menurut pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini, aktivitas pengajaran secara Islami di YP Nurul Qur’an sesuai dengan program Presiden Joko Widodo di periode kedua pemerintahannya bersama Wapres KH Ma’ruf Amin. Yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di republik ini.

Karena itu, sebagai bagian dari Pemprov Jatim, Kusnadi mengatakan siap membantu mengembangkan YP Nurul Qur’an. Apalagi, sebutnya, ada program dari Pemprov Jatim untuk membantu masjid, mushola, dan lembaga keislaman lainnya dalam pensertifikatan tanah wakaf.

“Kan masih banyak masjid, mushala dengan tanah wakaf yang belum bersertifikat. Mungkin karena terbentur masalah dana. Nah, kita akan bantu itu,” ujar Kusnadi.

Sementara itu, acara Grebeg Maulid dihadiri ribuan warga Desa Tamansari dan sekitarnya. Mereka menyaksikan kemeriahan Grebeg Maulid yang dimarakkan parade drumband, pelepasan ribuan burung merpati, dan makan tumpeng Bersama.

Menurut Ketua Panitia Grebeg Maulid, Muhammad Yonson, acara ini merupakan paduan antara agama dan budaya. Karena itu, pihaknya mengangkat tema “Melestarikan Budaya Meningkatkan Iman dan Takwa untuk Nusantara” di acara Grebeg Maulid kali ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...