Kamis
16 April 2026 | 11 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Festival Lontong, Ipuk Komitmen akan Terus Dorong Pemberdayaan UMKM

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-13102024.

BANYUWANGI – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatu bersama warga di Festival Lontong di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Sabtu (12/10/2024) malam.

Acara yang menyajikan beragam kuliner lontong gratis kepada pengunjung itu berlangsung meriah. Ada 2000 porsi beragam menu olahan lontong seperti sate lontong, gado-gado, pecel, bakso lontong, lontong sayur, lontong kikil, dan berbagai masakan khas Banyuwangi dihidangkan untuk masyarakat.

Bersama ribuan warga, Ipuk terlihat menikmati kuliner yang telah akrab di lidah orang Indonesia itu.

“Teman-teman yang punya usaha kuliner dan membutuhkan lontong, bisa pesan dari warga Dusun Karanganyar. Tekstur lontongnya halus dan enak. Ayo terus dukung UMKM Banyuwangi,” ujarnya.

Ipuk mengapresiasi kebersamaan dan gotong royong warga Karanganyar. “Apa yang dilakukan warga Karanganyar sangat menginspirasi. Ini merupakan kebersamaan yang harus terus kita pertahankan,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa ekonomi Banyuwangi kini tumbuh dengan banyaknya usaha-usaha kerakyataan seperti industri lontong rumahan itu.

“Karena itu, kami terus komitmen mendorong usaha mikro dengan berbagai program,” tambahnya.

Ipuk juga menegaskan, dirinya akan melanjutkan program bantuan alat usaha seperti Warung Naik Kelas (Wenak), Kanggo Riko, serta bantuan alat usaha warga kurang mampu.

Total telah ada lebih dari 6.000 alat usaha dibagikan ke warung rakyat, warga kurang mampu, dan kelompok perempuan kepala keluarga. Seperti di desa ini banyak pembuat lontong yang mendapat bantuan alat usaha.

“Program bantuan alat usaha diharapkan bisa terus meningkatkan usaha-usaha rakyat agar semakin eksis dan berkembang,” tuturnya.

Dusun Karanganyar merupakan sentra produksi lontong. Setiap hari, sekitar 30 lebih warga di dusun itu memproduksi ribuan lontong untuk dijual di pasar.

“Seperti saya, setiap hari memasak 30 kilogram beras yang menghasilkan sekitar 1.000 lontong,” ujar Sit Fatimah (44), salah satu pembuat lontong.

Festival tersebut juga menjadi ajang sedekah bagi para produsen lontong. Setiap RT di dusun ini menyumbangkan kuliner berbahan lontong yang kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Acara ini bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah. Kami sedekah melalui Festival Lontong. Ini tradisi yang sudah menjadi identitas kami warga Karanganyar,” ungkapnya.

Siti berterima kasih selama ini telah mendapat perhatian dari Ipuk selama menjadi Bupati Banyuwangi dengan berbagai program untuk peningkatan UMKM.

“Terima kasih Bu Ipuk atas dukungannya selama ini,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...