Minggu
08 Maret 2026 | 11 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Festival Lontong, Ipuk Komitmen akan Terus Dorong Pemberdayaan UMKM

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-13102024.

BANYUWANGI – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatu bersama warga di Festival Lontong di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Sabtu (12/10/2024) malam.

Acara yang menyajikan beragam kuliner lontong gratis kepada pengunjung itu berlangsung meriah. Ada 2000 porsi beragam menu olahan lontong seperti sate lontong, gado-gado, pecel, bakso lontong, lontong sayur, lontong kikil, dan berbagai masakan khas Banyuwangi dihidangkan untuk masyarakat.

Bersama ribuan warga, Ipuk terlihat menikmati kuliner yang telah akrab di lidah orang Indonesia itu.

“Teman-teman yang punya usaha kuliner dan membutuhkan lontong, bisa pesan dari warga Dusun Karanganyar. Tekstur lontongnya halus dan enak. Ayo terus dukung UMKM Banyuwangi,” ujarnya.

Ipuk mengapresiasi kebersamaan dan gotong royong warga Karanganyar. “Apa yang dilakukan warga Karanganyar sangat menginspirasi. Ini merupakan kebersamaan yang harus terus kita pertahankan,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa ekonomi Banyuwangi kini tumbuh dengan banyaknya usaha-usaha kerakyataan seperti industri lontong rumahan itu.

“Karena itu, kami terus komitmen mendorong usaha mikro dengan berbagai program,” tambahnya.

Ipuk juga menegaskan, dirinya akan melanjutkan program bantuan alat usaha seperti Warung Naik Kelas (Wenak), Kanggo Riko, serta bantuan alat usaha warga kurang mampu.

Total telah ada lebih dari 6.000 alat usaha dibagikan ke warung rakyat, warga kurang mampu, dan kelompok perempuan kepala keluarga. Seperti di desa ini banyak pembuat lontong yang mendapat bantuan alat usaha.

“Program bantuan alat usaha diharapkan bisa terus meningkatkan usaha-usaha rakyat agar semakin eksis dan berkembang,” tuturnya.

Dusun Karanganyar merupakan sentra produksi lontong. Setiap hari, sekitar 30 lebih warga di dusun itu memproduksi ribuan lontong untuk dijual di pasar.

“Seperti saya, setiap hari memasak 30 kilogram beras yang menghasilkan sekitar 1.000 lontong,” ujar Sit Fatimah (44), salah satu pembuat lontong.

Festival tersebut juga menjadi ajang sedekah bagi para produsen lontong. Setiap RT di dusun ini menyumbangkan kuliner berbahan lontong yang kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Acara ini bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah. Kami sedekah melalui Festival Lontong. Ini tradisi yang sudah menjadi identitas kami warga Karanganyar,” ungkapnya.

Siti berterima kasih selama ini telah mendapat perhatian dari Ipuk selama menjadi Bupati Banyuwangi dengan berbagai program untuk peningkatan UMKM.

“Terima kasih Bu Ipuk atas dukungannya selama ini,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Seleksi Pemain Banteng Jatim FC U-17 di Kanjuruhan Diawali Tabur Bunga untuk Korban Tragedi 2022

MALANG — Seleksi pemain muda Banteng Jatim FC U-17 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2026), ...
KRONIK

Kunjungi Kantor DPC PDIP Kota Madiun, Sadarestuwati Ingatkan Soliditas dan Kedisiplinan Kader

MADIUN – Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati mengunjungi Kantor DPC PDIP Kota ...
LEGISLATIF

Fatatoh Apresiasi Seleksi Banteng Jatim U-17, Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Blitar

BLITAR — Gelaran Open Selection Banteng Jatim FC U-17 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Stadion ...
SEMENTARA ITU...

Di Ujung Senja Ramadan, BELDEX Pioneer Tebar Kebaikan di Jalan Semarang

SURABAYA — Senja mulai turun di kawasan Jalan Semarang, Bubutan, Surabaya, Minggu (8/3/2026). Lalu lintas masih ...
KABAR CABANG

PAC Kecamatan Ngantru Salurkan Paket Sembako dari DPD PDI Perjuangan Jatim

TULUNGAGUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar buka ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Warga Kediri Reaktivasi KIS yang Tidak Aktif Melalui Kelurahan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri dari Komisi B, Yuzar Rasyid, mendorong warga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) ...