Jumat
17 April 2026 | 1 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Bersih Desa, Santoso Ajak Warga Kota Blitar Tak Lelah Terapkan Prokes

pdip-jatim-santoso-bersih-desa-250621-1

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso menyebut pentingnya melestarikan budaya bersih desa yang telah mengakar sejak zaman dahulu. Baginya bersih desa merupakan wujud ungkapan rasa terima kasih kepada para tokoh pembabat desa terdahulu.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara Bersih Desa di Kelurahan Blitar yang bertempat di Balai Diklat Kelurahan Blitar, Jumat (25/6/2021).

Menurut Santoso, rasa syukur itu salah satunya dituangkan dalam acara doa bersama dengan para masyarakat setempat. Doa itu ditujukan kepada arwah khususnya tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam acara itu, Santoso juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak pernah lelah untuk menjaga protokol kesehatan (Prokes) selama pandemi Covid-19 belum berakhir. Tak henti-hentinya, dia menyebutkan adanya risiko terpapar virus Corona saat lalai tidak menerapkan prokes.

“Akibat lalai, yang pada akhirnya, terjadi ledakan kasus Covid-19. Di beberapa daerah mengalami peningkatan yang luar biasa. Hal itu diperparah adanya varian virus baru,” kata Santoso.

Adanya varian delta, sambung kader Banteng ini, yang menyebar di beberapa daerah bisa menjadi contoh adanya virus tersebut. Di Jawa Timur sendiri sudah 10 pasien yang sudah terindikasi terkena virus varian delta.

Sementara itu, acara Bersih Desa di Kelurahan Blitar terdapat nuansa balutan Jawa yang kental.

Terlihat lantunan karawitan dan suara para sinden mewarnai acara Bersih Desa. Ditambah dengan sajian tumpeng menambah kemenarikan acara tersebut.

Anggota DPRD Kota Blitar yang juga masyarakat setempat, Nur Ali menuturkan, untuk acara di tahun ini memang dibuat secara sederhana, lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19.

Pagelaran kesenian yang pada tahun sebelumnya digelar secara besar-besaran, untuk tahun ini dilakukan sejumlah pengurangan kegiatan. Salah satunya tidak adanya acara kirab.

“Tetapi yang penting ialah tidak meninggalkan acara inti atau acara sakralnya yakni kenduri,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Blitar itu.

Nur Ali berharap, kenduri itu diharapkan bisa menjadi awal untuk mengakhiri pandemi Covid-19 agar segera berakhir, sehingga kehidupan masyarakat bisa berlangsung dengan normal, serta keadaan ekonomi bisa tertata dengan sedia kala. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...