Sabtu
17 Oktober 2026 | 9 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada Surabaya, Khofifah Pompa Semangat Risma-Whisnu

pdip jatim - risma-whisnu-khofifah

pdip jatim - risma-whisnu-khofifahSURABAYA – Pasangan calon (paslon) wali kota (cawali)-wakil wali kota (cawawali) Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana berkunjung ke kediaman Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Rabu (14/10/2015) malam.

Risma, panggilan Tri Rismaharini usai bertemu dengan Khofifah mengatakan, kunjungannya ini untuk mengikuti pengajian yang digelar di kediaman Khofifah. Pengajian ini sendiri sudah rutin digelar dan dia mengaku sudah sering mengikuti.

Dengan ikut pengajian tersebut, Risma bisa langsung bertatap muka dan berkomunikasi dengan anggota Muslimat NU. “Ya pastilah,” ujar Risma saat ditanya kunjungannya ini bertujuan untuk mencari dukungan politik.

“Alhamdulillah, Muslimat dan Fatayat NU (siap mendukungnya),” imbuh mantan Wali Kota Surabaya ini.

Sementara itu, Khofifah mengaku sudah kenal Risma sejak lama. Bahkan, sejak mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu maju dalam Pilwali 2010 bersama Bambang Dwi Hartono.

Perempuan kelahiran Surabaya 19 Mei 1965 tersebut mengaku sering menjalin komunikasi dengan Risma. Tidak hanya menyangkut politik, tapi juga persoalan lain.

“Saya katakan, saya sangat mengenal dekat Bu Risma. Saya juga mengenal prestasi-prestasinya. Beliau juga sudah mampu membangun Surabaya. Kalau mereka (Fatayat dan Muslimat) itu sudah berkomunikasi secara intensif (dengan Risma), saya kira tidak perlu instruksi dukungan,” kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Pada kesempatan itu, Khofifah minta kepada Risma untuk tetap semangat. Dia juga berharap agar calon wali kota incumbent itu sukses meraih kursi orang nomor satu di Kota Pahlawan.

Menurut Khofifah, suara Fatayat dan Muslimat di Jawa Timur (Jatim), khususnya Surabaya, meski dia tidak mengetahui angkanya secara pasti, namun dia meyakini kontribusi suara mereka akan cukup signifikan dalam memenangkan paslon.

“Apalagi biasanya, pemilih perempuan kan tidak mudah pindah ke lain hati,” ujar Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...