Jumat
23 Oktober 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada Surabaya, Khofifah Pompa Semangat Risma-Whisnu

pdip jatim - risma-whisnu-khofifah

pdip jatim - risma-whisnu-khofifahSURABAYA – Pasangan calon (paslon) wali kota (cawali)-wakil wali kota (cawawali) Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana berkunjung ke kediaman Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Rabu (14/10/2015) malam.

Risma, panggilan Tri Rismaharini usai bertemu dengan Khofifah mengatakan, kunjungannya ini untuk mengikuti pengajian yang digelar di kediaman Khofifah. Pengajian ini sendiri sudah rutin digelar dan dia mengaku sudah sering mengikuti.

Dengan ikut pengajian tersebut, Risma bisa langsung bertatap muka dan berkomunikasi dengan anggota Muslimat NU. “Ya pastilah,” ujar Risma saat ditanya kunjungannya ini bertujuan untuk mencari dukungan politik.

“Alhamdulillah, Muslimat dan Fatayat NU (siap mendukungnya),” imbuh mantan Wali Kota Surabaya ini.

Sementara itu, Khofifah mengaku sudah kenal Risma sejak lama. Bahkan, sejak mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu maju dalam Pilwali 2010 bersama Bambang Dwi Hartono.

Perempuan kelahiran Surabaya 19 Mei 1965 tersebut mengaku sering menjalin komunikasi dengan Risma. Tidak hanya menyangkut politik, tapi juga persoalan lain.

“Saya katakan, saya sangat mengenal dekat Bu Risma. Saya juga mengenal prestasi-prestasinya. Beliau juga sudah mampu membangun Surabaya. Kalau mereka (Fatayat dan Muslimat) itu sudah berkomunikasi secara intensif (dengan Risma), saya kira tidak perlu instruksi dukungan,” kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Pada kesempatan itu, Khofifah minta kepada Risma untuk tetap semangat. Dia juga berharap agar calon wali kota incumbent itu sukses meraih kursi orang nomor satu di Kota Pahlawan.

Menurut Khofifah, suara Fatayat dan Muslimat di Jawa Timur (Jatim), khususnya Surabaya, meski dia tidak mengetahui angkanya secara pasti, namun dia meyakini kontribusi suara mereka akan cukup signifikan dalam memenangkan paslon.

“Apalagi biasanya, pemilih perempuan kan tidak mudah pindah ke lain hati,” ujar Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...