Rabu
17 Juni 2026 | 8 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guntur Wahono Dorong Adanya Perda Lembaga Adat Desa di Kabupaten Blitar

pdip-jatim-211127-guntur-wahono-sosialisasi-1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mendorong Pemkab Blitar bersama DPRD setempat membuat Peraturan Daerah tentang Lembaga Adat Desa (LAD).

Guntur menyebut, keberadaan Lembaga Adat Desa ini penting untuk melindungi adat dan tradisi budaya di masing-masing desa. Harapannya, kearifan lokal yang hidup di suatu desa bisa lestari.

Oleh karena di Kabupaten Blitar belum ada perdanya, jelas anggota Komisi D DPRD Jatim ini, LAD akhirnya juga masih belum berkembang.

“Bahkan masyarakat tidak tahu dan itu sebetulnya anggarannya sudah melekat pada Dana Desa sehingga kepala desa harus segera membuat Lembaga Adat Desa untuk melindungi semua kegiatan budaya di wilayahnya masing–masing,” beber Guntur di Blitar, Sabtu (27/11/2021).

Secara terbuka, hal itu telah dia sampaikan di acara Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertema ”Kebhineka Ragaman Budaya Nusantara Dalam Menjaga NKRI” di sebuah rumah makan di Kota Blitar, Jumat kemarin.

Selain Guntur, acara itu juga menghadirkan pemateri dari akademisi Pusat Kajian Pemajuan Kebudayaan Universitas Negeri Malang dan Universitas Tulungagung. Sosialisasi dihadiri undangan dari berbagai elemen masyarakat yang konsen di bidang kebudayaan.

Soal wawasan kebangsaan, menurut Guntur, adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh, mencakup seluruh bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam.

”Kegiatan ini akan selalu berkesinambungan dan tiap sebulan sekali kami mengadakan kegiatan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan,” ujar Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Oleh karena konsisten di bidang kebudayaan, lanjut Guntur, sosialisasi wawasan kebangsaan yang dia gelar berorientasi tentang upaya memajukan kebudayaan. Hal ini, sebutnya, termasuk sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat pelaku budaya.

“Nanti lewat APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2023 kami siapkan dana aspirasi untuk pengembangan kebudayaannya,” pungkas legislator dari dapil 7 Jatim (Blitar Raya dan Tulungagung) ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...