Selasa
16 Desember 2025 | 10 : 23

Gerakan Pelajar Batu Minum Susu Diapresiasi Pemerintah Pusat

pdip jatim - ER - Puspayoga - Tribunnews

pdip jatim - ER - Puspayoga - TribunnewsBATU – Gerakan minum susu bagi pelajar yang dicanangkan Pemerintah Kota Batu diapresiasi pemerintah pusat. Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga siap mengampanyekan’ kebijakan Pemkot Batu dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kecerdasan pelajar tersebut.

”Saya akan getok tular kepada pemerintah di daerah-daerah lain agar dapat meniru Kota Batu,” kata Puspayoga, saat meninjau tempat pengolahan susu di KUD Susu Kota Batu, Jumat (6/3/2015).

Didampingi Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, dan ketua KUD Susu Batu, Ismail Hasan, Puspayoga juga meninjau pengolahan susu di Jalan Raya Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo. Dia juga terus mendorong supaya produksi susu di Kota Batu terus ditingkatkan, karena saat ini impor susu masih tinggi untuk memenuhi kebutuhan susu di dalam negeri.

Dalam setahun, katanya, Indonesia membutuhkan enam juta liter susu. “Produksi susu dalam negeri hanya mampu mencapai 1,5 juta liter. Untuk memenuhi kekurangannya harus impor,” ungkap Puspayoga.

Sementara, Wali Kota Eddy Rumpoko mengatakan Pemerintah Kota Batu dalam setahun memberikan susu pasteurisasi gratis. Sekitar 28.000 pelajar mulai SD sampai SMP di Kota Batu setiap pekan sebelum belajar serentak minum susu di 126 sekolah.

Menurut Edy, program tersebut ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi dan nutrisi pelajar. Sebab, meski Kota Batu menjadi sentra produksi susu secara nasional, tingkat konsumsi susu masih rendah.

Program minum susu segar sekaligus mengenalkan potensi susu sapi di Kota Batu. Selain itu, untuk meningkatkan pendapatan peternak sapi perah yang tersebar di Batu.

Untuk meningkatkan produksi susu, tambah ER, sapaan akraab Eddy Rumpoko, pihaknya terus mengupayakan. Saat ini, peternak sapi perah di Kota Batu bisa memproduksi 16-17 ton susu per hari.

Selain itu, kualitasnya juga terus ditingkatkan, termasuk juga kandang sapi. ”Kami membuat fasilitas kandang komunal. Jika dahulu sapi berada menjadi satu di rumah, sekarang sudah terpisah,” jelas ER.

Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu berharap, kehadiran menteri memberi bimbingan dan menyiapkan seluruh kebutuhan para petani yang mendominasi pencaharian di Kota Batu. “Terutama para petani dalam menghadapi modernisasi,” ucapnya.

Pertumbuhan ekonomi di Kota Batu, imbuh ER, semakin pesat. Hal itu dibuktikannya terdapat restoran, pusat oleh-oleh di sepanjang jalan utama Ir Soekarno. “Mudah-mudahan perhatian pemerintah pusat bisa membantu secara spesifik, bagaimana sektor pertanian bisa mendukung pariwisata,” harap dia. (pri/*)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Permukiman Kota Jember Dikepung Banjir, 2 Legislator Banteng Ini Langsung Gercep ke Lokasi Terdampak

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Wahyu Prayudi Nugroho bergerak cepat ...
KABAR CABANG

Jelang Konfercab dan Konferda, DPC PDIP Surabaya Matangkan Konsolidasi Organisasi

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan pada Desember tahun ini seluruh ...
HEADLINE

Konferda–Konfercab Serentak di Surabaya, PDI Perjuangan Jatim Mantapkan Konsolidasi Pasca Kongres

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan ...
KABAR CABANG

Konferda-Konfercab Serentak, Momentum Berdayakan Kader Perempuan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi sambut Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) 38 ...
KRONIK

Sonny Dorong Kemandirian Budidaya Ikan, Perkuat Pokdakan dengan Bantuan Nila

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis masyarakat terus dilakukan anggota Fraksi PDI ...
RUANG MERAH

Lima Kunci Kemenangan Banteng Jawa Timur dalam Soekarno Cup 2025

Oleh Eri Irawan TIM BANTENG Jawa Timur binaan DPD PDI Perjuangan Jatim berhasil menjuarai turnamen sepak bola ...