Senin
12 Mei 2025 | 3 : 35

Gandeng Mahasiswa dan Relawan, Bupati Malang Galakkan Sosialisasi Prokes dan Vaksinasi

pdip-jatim-2108-20-sanusi

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi bakal menggandeng aktivis mahasiswa dan kelompok relawan menjadi Duta Covid-19 untuk mendorong peningkatan kesadaran masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah terkait penanganan pandemi.

Sanusi mengatakan, Duta Covid-19 ini bakal melakukan sosialisasi secara rutin ke masyarakat secara door to door maupun lembaga pendidikan, seperti sekolah dan pesantren untuk memberikan pemahaman cara menanggulangi Covid-19.

“Tugas dari Duta Covid-19 di antaranya membentuk opini tentang penyadaran ddalam penanggulangan covid-19 juga menjadi trigger kepada para pemuda khususnya Kabupaten Malang agar kembali turun ke masyarakat,” kata Sanusi, Kamis (19/8/2021).

Tugas dari Duta Covid-19, mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak perlu ragu menjalani proses isolasi secara terpusat (isoter).

“Menyadarkan masyarakat agar tidak khawatir mendapatkan stigma negatif akibat dinyatakan positif Covid-19. Masyarakat jangan khawatir, karena dipastikan pemerintah memberi fasilitas layak selama isoter,” ujarnya.

Selain itu, Duta Covid-19 ini, diharapkan mampu meyakinkan masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. Hal ini akan sangat membantu Pemkab Malang untuk bisa menurunkan angka infeksi Covid-19.

“Sehingga dengan adanya Duta Covid-19 ini, dapat merealisasikan target yang telah dicanangkan, yaitu mempercepat penurunan level PPKM di Kabupaten Malang masuk level 1, minimal Level 2 dalam kurun waktu 1 bulan,” imbuhnya.

Sehingga Pemerintah Kabupaten Malang dapat terbantu dalam memberikan penyadaran kepada masyarakat dan disisi lain dapat fokus dalam upaya pemulihan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir mengapresiasi langkah Bupati Malang yang berencana menggandeng aktivis mahasiswa dan relawan dalam penanggulangan Covid-19.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menyebabkan berbagai persoalan baru yang tidak terprediksi oleh pemerintah. Oleh karena itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan harus didorong, sehingga angka penyebaran wabah Covid-19 dapat terkontrol.

“Semangat gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi Pandemi. Kesadaran kolektif tentang protokol kesehatan perlu disebar secara masif,” ungkap Abdul Qodir.

Melalui dua langkah sederhana, sosialisasi pentingnya penerapan prokes dan menggalakan vaksinasi kepada masyarakat, dia meyakini hal tersebut akan membantu langkah pemerintah menekan angka persebaran kasus Covid-19. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dharma Santi di Plumbangan, Bupati Rijanto: Bentuk Nyata Toleransi dan Kerukunan Beragama

BLITAR – Bupati Rijanto menghadiri acara puncak Dharma Santi dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru ...
ROMANTIKA

Gunanya Ada Partai

“GUNANYA Ada Partai”, satu dari sekian bab dari tulisan (buku) Mencapai Indonesia Merdeka. Buku tersebut ditulis ...
LEGISLATIF

Joko Tri Asmoro Tekankan Pelibatan Anak Muda dalam Kepengurusan Koperasi Merah Putih

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan pentingnya pelibatan anak ...
LEGISLATIF

Sadarestuwati Ajak Masyarakat Jombang Tanamkan Nilai Kebangsaan di Era Digital

JOMBANG – Di tengah derasnya arus globalisasi, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menekankan ...
SEMENTARA ITU...

Bupati Lumajang dan Wakil Hadiri Peluncuran Film Dendam Mustika Badar Besi Semeru

LUMAJANG – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) ...
LEGISLATIF

Puan: PUIC Panggung Strategis Hidupkan Kembali Semangat Bandung

JAKARTA – DPR RI akan menjadi tuan rumah Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau ...