Rabu
22 Juli 2026 | 8 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gambus, Sholawat, Tausiyah dan Tilawah: Hangatnya Halalbihalal PDIP Jatim

pdip jatim 260412 halbil dpd 2026 1

SURABAYA — Hangat, cair, dan penuh nuansa kebersamaan. Itulah suasana yang terasa dalam gelaran halalbihalal PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Nuansa religius menyelimuti ruangan ketika lantunan ayat suci Al-Quran menggema.

Qori’ah nasional Elviyatur Rosyidah membacakan ayat-ayat dengan suara merdu dan penuh penghayatan, menghadirkan suasana khidmat yang membuat para peserta terdiam sejenak, larut dalam makna.

Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

Ayat yang dibacakan bukan sekadar lantunan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai kebenaran, keimanan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara halalbihalal, suasananya mencair, ketika grup musik El Corona Gambus tampil di panggung, menghadirkan irama melayu yang lembut sekaligus menghibur.

Petikan nada gambus berpadu dengan alunan sholawat dan lagu-lagu populer seperti “Ikan Dalam Kolam”, “Pantun Janda”, hingga “Khayalanku”.

Para peserta tampak menikmati, sebagian mengangguk mengikuti irama, sebagian lainnya tersenyum dalam suasana santai yang tetap terasa hangat.

Keyboardist El Corona, Ardi, menyebut penampilan mereka memang dirancang untuk menyesuaikan suasana acara yang sarat makna kebersamaan.

“Kami bawakan lagu-lagu melayu yang ringan, sholawat, dan beberapa lagu andalan agar suasananya tetap hangat,” ujarnya.

Acara halalbihalal juga diisi tausiyah
Pengasuh Pondok Pesantren Qolam Wa Lauh (Kwagean, Kediri), Ning Nadia Abdurrahman, Lc.

Di sela tausiyahnya, Ning Nadia mengajak para kader Banteng untuk mencapai tingkatan tertinggi dalam silaturahmi, yaitu tetap menyambung hubungan meskipun kepada mereka yang pernah memutusnya.

Perpaduan antara tilawah yang syahdu dan musik gambus, dan tausiyah menjadikan halalbihalal PDI Perjuangan Jatim kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan ruang perjumpaan yang lebih manusiawi—tempat di mana silaturahmi, hiburan, dan nilai spiritual bertemu dalam satu suasana.

Di tengah riuh yang sederhana, acara ini seperti mengingatkan kembali makna Syawal: saling memaafkan, merajut kembali hubungan, dan menjaga kebersamaan dalam keberagaman. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...