Senin
07 September 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gambus, Sholawat, Tausiyah dan Tilawah: Hangatnya Halalbihalal PDIP Jatim

pdip jatim 260412 halbil dpd 2026 1

SURABAYA — Hangat, cair, dan penuh nuansa kebersamaan. Itulah suasana yang terasa dalam gelaran halalbihalal PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Nuansa religius menyelimuti ruangan ketika lantunan ayat suci Al-Quran menggema.

Qori’ah nasional Elviyatur Rosyidah membacakan ayat-ayat dengan suara merdu dan penuh penghayatan, menghadirkan suasana khidmat yang membuat para peserta terdiam sejenak, larut dalam makna.

Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

Ayat yang dibacakan bukan sekadar lantunan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai kebenaran, keimanan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara halalbihalal, suasananya mencair, ketika grup musik El Corona Gambus tampil di panggung, menghadirkan irama melayu yang lembut sekaligus menghibur.

Petikan nada gambus berpadu dengan alunan sholawat dan lagu-lagu populer seperti “Ikan Dalam Kolam”, “Pantun Janda”, hingga “Khayalanku”.

Para peserta tampak menikmati, sebagian mengangguk mengikuti irama, sebagian lainnya tersenyum dalam suasana santai yang tetap terasa hangat.

Keyboardist El Corona, Ardi, menyebut penampilan mereka memang dirancang untuk menyesuaikan suasana acara yang sarat makna kebersamaan.

“Kami bawakan lagu-lagu melayu yang ringan, sholawat, dan beberapa lagu andalan agar suasananya tetap hangat,” ujarnya.

Acara halalbihalal juga diisi tausiyah
Pengasuh Pondok Pesantren Qolam Wa Lauh (Kwagean, Kediri), Ning Nadia Abdurrahman, Lc.

Di sela tausiyahnya, Ning Nadia mengajak para kader Banteng untuk mencapai tingkatan tertinggi dalam silaturahmi, yaitu tetap menyambung hubungan meskipun kepada mereka yang pernah memutusnya.

Perpaduan antara tilawah yang syahdu dan musik gambus, dan tausiyah menjadikan halalbihalal PDI Perjuangan Jatim kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan ruang perjumpaan yang lebih manusiawi—tempat di mana silaturahmi, hiburan, dan nilai spiritual bertemu dalam satu suasana.

Di tengah riuh yang sederhana, acara ini seperti mengingatkan kembali makna Syawal: saling memaafkan, merajut kembali hubungan, dan menjaga kebersamaan dalam keberagaman. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kabupaten Tulungagung Selesai, Karangrejo Jadi Pamungkas

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...