Minggu
04 Oktober 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fujika Baca Sajak di Rapat DPRD Surabaya

pdip-jatim-lamongan-201021-fujika-1

SURABAYA – Apa jadinya jika para penyair baca sajak di depan legislator? Tentu saja heboh dan seru. Pemandangan itulah yang terlihat Gedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (12/12/2014) siang.

Fujika Sena Oktavia, begitulah nama penyair perempuan tersebut. Dia masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Fujika juga bergabung dengan Sanggar Lidi yang diasuh budayawan Wiek Heriawan.

Fujika datang dengan rekannya, Tegar. Sesat sebelum masuk ruang Ketua DPRD Surabaya Armuji, ia sibuk menyalin sajak Maskumambang karya WS Rendra ke secarik kertas. Tak lama, Fujika kemudian membacakan sajak tersebut di depan Armuji.

Cucu-cucuku/negara terlanda gelombang zaman edan/cita-cita kebajikan/ terhempas batu/lesu dipangku batu/tetapi aku keras bertahan/mendekap akal sehat dan suara jiwa/biarpun tercampak di selokan zaman

Bangsa kita kini/seperti dadu terperangkap dalam kaleng hutang/yang dikocok-kocok oleh bangsa adi kuasa/tanpa kita bisa melawannya/semuanya terjadi atas nama pembangunan/yang mencontoh tatanan pembangunan di zaman penjajahan/Tatanan kenegaraan dan tatanan hukum/juga mencontoh tatanan penjajahan/menyebabkan rakyat dan hukum hadir tanpa kedaulatan

Yang sah berdaulat hanya pemerintah dan partai politik

“Saya memang berhasrat lama untuk membacakan sajak ini di depan bapak-bapak anggota dewan,” tutur Fujika, lalu tersenyum.

Bagi dia, baca sajak di depan legislator merupakan pengalaman pertama. “Ya ada groginya, tapi saya senang bisa melakukannya,” ucap perempuan yang beberapa kali memenangi lomba baca puisi, sajak, dan monolog tersebut.

“Saya juga mengusulkan kepada Pak Armuji agar di setiap rapat DPRD bisa diselingi pembacaan puisi atau sajak biar suasananya bisa cair,” ujar Fujika

Mendengar itu, Armuji pun menyambut gembira. “Tidak usah nunggu rapat, sekarang pun bisa. Kebetulan di ruang Banmus pimpinan dewan sedang menerima para mahasiswa dari Univeritas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya,” ucap Armuji.

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu pun lalu mengajak Fujika dan menyilakan membacakakan sajaknya. “Lha inilah adik adik sekalian, untuk menyampaikan aspirasi itu tak harus dengan melakukan demo. Bisa melalui karya seni seperti Fujika ini atau dalam bentuk humanis lainnya. Yang penting pesannya sampai kepada kita,” ujar Armuji yang dijawab anggukan kepala dan tepukan para mahasiswa. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng, Gali Tata Kelola Keolahragaan dan Kepemudaan

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur melakukan studi banding ke Jawa Tengah untuk menggali tata kelola dan ...
KRONIK

Kebakaran Berulang di Magetan, Diana Sasa Minta Polisi Telusuri Dugaan Kesengajaan

MAGETAN – Kebakaran hutan dan lahan yang berulang di Kabupaten Magetan mendapat sorotan DPC PDI Perjuangan Magetan. ...
KRONIK

Pastikan Pelyanan Air Bersih Optimal, Bupati Lukman Bersepeda Tinjau Pompa PDAM di Tragah

BANGKALAN – Bupati Bangkalan melakukan aktivitas bersepeda pada Sabtu (3/10/2026) untuk melihat secara langsung ...
LEGISLATIF

Sukadar: Dana Kelurahan Surabaya Harus Proporsional, Jangan Disamaratakan

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Sukadar menilai pembagian dana kelurahan (Dakel) perlu dilakukan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kunjungan Bawaslu, Pastikan Pemutakhiran Data SIPOL Tertib Administrasi

TUBAN – DPC PDI Perjuangan Tuban menerima kedatangan sejumlah komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ...
KRONIK

Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, ASDP dan Pemkab Banyuwangi Geber Peningkatan Kapasitas Dermaga

BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar pertemuan ...