Minggu
25 Oktober 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fujika Baca Sajak di Rapat DPRD Surabaya

pdip-jatim-lamongan-201021-fujika-1

SURABAYA – Apa jadinya jika para penyair baca sajak di depan legislator? Tentu saja heboh dan seru. Pemandangan itulah yang terlihat Gedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (12/12/2014) siang.

Fujika Sena Oktavia, begitulah nama penyair perempuan tersebut. Dia masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Fujika juga bergabung dengan Sanggar Lidi yang diasuh budayawan Wiek Heriawan.

Fujika datang dengan rekannya, Tegar. Sesat sebelum masuk ruang Ketua DPRD Surabaya Armuji, ia sibuk menyalin sajak Maskumambang karya WS Rendra ke secarik kertas. Tak lama, Fujika kemudian membacakan sajak tersebut di depan Armuji.

Cucu-cucuku/negara terlanda gelombang zaman edan/cita-cita kebajikan/ terhempas batu/lesu dipangku batu/tetapi aku keras bertahan/mendekap akal sehat dan suara jiwa/biarpun tercampak di selokan zaman

Bangsa kita kini/seperti dadu terperangkap dalam kaleng hutang/yang dikocok-kocok oleh bangsa adi kuasa/tanpa kita bisa melawannya/semuanya terjadi atas nama pembangunan/yang mencontoh tatanan pembangunan di zaman penjajahan/Tatanan kenegaraan dan tatanan hukum/juga mencontoh tatanan penjajahan/menyebabkan rakyat dan hukum hadir tanpa kedaulatan

Yang sah berdaulat hanya pemerintah dan partai politik

“Saya memang berhasrat lama untuk membacakan sajak ini di depan bapak-bapak anggota dewan,” tutur Fujika, lalu tersenyum.

Bagi dia, baca sajak di depan legislator merupakan pengalaman pertama. “Ya ada groginya, tapi saya senang bisa melakukannya,” ucap perempuan yang beberapa kali memenangi lomba baca puisi, sajak, dan monolog tersebut.

“Saya juga mengusulkan kepada Pak Armuji agar di setiap rapat DPRD bisa diselingi pembacaan puisi atau sajak biar suasananya bisa cair,” ujar Fujika

Mendengar itu, Armuji pun menyambut gembira. “Tidak usah nunggu rapat, sekarang pun bisa. Kebetulan di ruang Banmus pimpinan dewan sedang menerima para mahasiswa dari Univeritas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya,” ucap Armuji.

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu pun lalu mengajak Fujika dan menyilakan membacakakan sajaknya. “Lha inilah adik adik sekalian, untuk menyampaikan aspirasi itu tak harus dengan melakukan demo. Bisa melalui karya seni seperti Fujika ini atau dalam bentuk humanis lainnya. Yang penting pesannya sampai kepada kita,” ujar Armuji yang dijawab anggukan kepala dan tepukan para mahasiswa. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Bekali Santri Wawasan Bisnis Digital dan Media Sosial

BANYUWANGI – Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar berbagai ...