Minggu
27 September 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fujika Baca Sajak di Rapat DPRD Surabaya

pdip-jatim-lamongan-201021-fujika-1

SURABAYA – Apa jadinya jika para penyair baca sajak di depan legislator? Tentu saja heboh dan seru. Pemandangan itulah yang terlihat Gedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (12/12/2014) siang.

Fujika Sena Oktavia, begitulah nama penyair perempuan tersebut. Dia masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Fujika juga bergabung dengan Sanggar Lidi yang diasuh budayawan Wiek Heriawan.

Fujika datang dengan rekannya, Tegar. Sesat sebelum masuk ruang Ketua DPRD Surabaya Armuji, ia sibuk menyalin sajak Maskumambang karya WS Rendra ke secarik kertas. Tak lama, Fujika kemudian membacakan sajak tersebut di depan Armuji.

Cucu-cucuku/negara terlanda gelombang zaman edan/cita-cita kebajikan/ terhempas batu/lesu dipangku batu/tetapi aku keras bertahan/mendekap akal sehat dan suara jiwa/biarpun tercampak di selokan zaman

Bangsa kita kini/seperti dadu terperangkap dalam kaleng hutang/yang dikocok-kocok oleh bangsa adi kuasa/tanpa kita bisa melawannya/semuanya terjadi atas nama pembangunan/yang mencontoh tatanan pembangunan di zaman penjajahan/Tatanan kenegaraan dan tatanan hukum/juga mencontoh tatanan penjajahan/menyebabkan rakyat dan hukum hadir tanpa kedaulatan

Yang sah berdaulat hanya pemerintah dan partai politik

“Saya memang berhasrat lama untuk membacakan sajak ini di depan bapak-bapak anggota dewan,” tutur Fujika, lalu tersenyum.

Bagi dia, baca sajak di depan legislator merupakan pengalaman pertama. “Ya ada groginya, tapi saya senang bisa melakukannya,” ucap perempuan yang beberapa kali memenangi lomba baca puisi, sajak, dan monolog tersebut.

“Saya juga mengusulkan kepada Pak Armuji agar di setiap rapat DPRD bisa diselingi pembacaan puisi atau sajak biar suasananya bisa cair,” ujar Fujika

Mendengar itu, Armuji pun menyambut gembira. “Tidak usah nunggu rapat, sekarang pun bisa. Kebetulan di ruang Banmus pimpinan dewan sedang menerima para mahasiswa dari Univeritas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya,” ucap Armuji.

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu pun lalu mengajak Fujika dan menyilakan membacakakan sajaknya. “Lha inilah adik adik sekalian, untuk menyampaikan aspirasi itu tak harus dengan melakukan demo. Bisa melalui karya seni seperti Fujika ini atau dalam bentuk humanis lainnya. Yang penting pesannya sampai kepada kita,” ujar Armuji yang dijawab anggukan kepala dan tepukan para mahasiswa. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...