Minggu
16 Agustus 2026 | 1 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fuad Benardi Desak Regulasi untuk Lindungi Fasum Akibat Viralnya Fenomena Koin Jagat

pdip jatim 230419 fuad benardi

SURABAYA – Fenomena permainan berburu harta karun digital bernama Koin Jagat telah mengakibatkan kerusakan fasilitas umum (fasum) seperti taman-taman kota di Surabaya.

Menyikapi hal tersebut Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) segera turun tangan mengatur permainan ini agar tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut.

“Kementerian Komdigi perlu mengatur dan membatasi aktivitas ini. Saya banyak menerima laporan bahwa titik-titik perburuan Koin Jagat banyak berada di taman-taman Kota Surabaya, yang akhirnya merusak fasilitas umum,” ungkap Fuad, Kamis (15/01/2025).

Koin Jagat, yang menjadi viral di media sosial, memungkinkan pemain berburu tiga jenis koin, emas, perak, dan perunggu, melalui aplikasi berbasis realitas augmented.
Namun, popularitasnya membawa konsekuensi negatif. Beberapa pemburu koin dilaporkan menginjak-injak tanaman di taman kota demi menemukan koin-koin virtual tersebut.

Fuad, legislator dari daerah pemilihan Surabaya, menyoroti pentingnya menjaga fasilitas umum, terutama taman, yang menjadi ruang hijau vital bagi masyarakat.

Dua menegaskan bahwa kerusakan pada fasum tidak hanya merugikan keindahan kota tetapi juga membebani anggaran daerah untuk perbaikan.

“Taman itu bukan hanya untuk keindahan, tapi juga tempat masyarakat menikmati udara segar dan bersosialisasi. Merusaknya sama saja dengan merugikan masyarakat secara keseluruhan. Kita tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut tanpa regulasi,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan bahwa pembangunan dan pemeliharaan taman memerlukan biaya besar. Jika taman rusak akibat permainan seperti Koin Jagat, pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran tambahan untuk memperbaikinya.

Menurutnya, hal ini tentu tidak adil bagi masyarakat yang sebenarnya memiliki hak atas fasilitas umum tersebut.

“Kerusakan fasilitas umum berarti kita harus mengeluarkan anggaran lagi. Ini tentu merugikan semua pihak. Pemerintah pusat harus hadir dengan regulasi yang jelas agar aktivitas semacam ini tidak mengorbankan fasilitas publik,” imbuhnya.

Sebagai solusi, Fuad mengusulkan adanya pembatasan area perburuan koin yang tidak mengganggu ruang publik seperti taman, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas umum.

Dia juga berharap pengembang aplikasi Jagat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan aktivitas permainan tidak melanggar aturan atau merusak lingkungan.

“Kita semua tentu mendukung inovasi digital, tetapi harus ada batasan agar dampaknya tidak merugikan masyarakat luas. Saya harap Komdigi segera merespons fenomena ini dengan kebijakan yang bijak,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Gempa NTT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang ...