Rabu
30 September 2026 | 10 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fuad Benardi Desak Regulasi untuk Lindungi Fasum Akibat Viralnya Fenomena Koin Jagat

pdip jatim 230419 fuad benardi

SURABAYA – Fenomena permainan berburu harta karun digital bernama Koin Jagat telah mengakibatkan kerusakan fasilitas umum (fasum) seperti taman-taman kota di Surabaya.

Menyikapi hal tersebut Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) segera turun tangan mengatur permainan ini agar tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut.

“Kementerian Komdigi perlu mengatur dan membatasi aktivitas ini. Saya banyak menerima laporan bahwa titik-titik perburuan Koin Jagat banyak berada di taman-taman Kota Surabaya, yang akhirnya merusak fasilitas umum,” ungkap Fuad, Kamis (15/01/2025).

Koin Jagat, yang menjadi viral di media sosial, memungkinkan pemain berburu tiga jenis koin, emas, perak, dan perunggu, melalui aplikasi berbasis realitas augmented.
Namun, popularitasnya membawa konsekuensi negatif. Beberapa pemburu koin dilaporkan menginjak-injak tanaman di taman kota demi menemukan koin-koin virtual tersebut.

Fuad, legislator dari daerah pemilihan Surabaya, menyoroti pentingnya menjaga fasilitas umum, terutama taman, yang menjadi ruang hijau vital bagi masyarakat.

Dua menegaskan bahwa kerusakan pada fasum tidak hanya merugikan keindahan kota tetapi juga membebani anggaran daerah untuk perbaikan.

“Taman itu bukan hanya untuk keindahan, tapi juga tempat masyarakat menikmati udara segar dan bersosialisasi. Merusaknya sama saja dengan merugikan masyarakat secara keseluruhan. Kita tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut tanpa regulasi,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan bahwa pembangunan dan pemeliharaan taman memerlukan biaya besar. Jika taman rusak akibat permainan seperti Koin Jagat, pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran tambahan untuk memperbaikinya.

Menurutnya, hal ini tentu tidak adil bagi masyarakat yang sebenarnya memiliki hak atas fasilitas umum tersebut.

“Kerusakan fasilitas umum berarti kita harus mengeluarkan anggaran lagi. Ini tentu merugikan semua pihak. Pemerintah pusat harus hadir dengan regulasi yang jelas agar aktivitas semacam ini tidak mengorbankan fasilitas publik,” imbuhnya.

Sebagai solusi, Fuad mengusulkan adanya pembatasan area perburuan koin yang tidak mengganggu ruang publik seperti taman, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas umum.

Dia juga berharap pengembang aplikasi Jagat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan aktivitas permainan tidak melanggar aturan atau merusak lingkungan.

“Kita semua tentu mendukung inovasi digital, tetapi harus ada batasan agar dampaknya tidak merugikan masyarakat luas. Saya harap Komdigi segera merespons fenomena ini dengan kebijakan yang bijak,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...