Senin
10 Agustus 2026 | 12 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Serapan APBD 2017 Bisa 90 Persen Lebih

pdip-jatim-sri-untari-pidato

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari meyakini, penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2017 bisa di atas 90 persen, meski per 8 Desember penyerapan APBD Jatim 2017 baru 81,45 persen.

Untari mengatakan, minimnya serapan APBD tersebut bukan berarti karena banyak proyek Pemprov Jatim yang tidak berjalan.

Tapi, karena adanya proyek-proyek yang belum selesai, sehingga pembayarannya belum dibayarkan. Atau, bisa jadi proyeknya sudah dibayar, hanya saja laporannya belum selesai dan belum tercatat.

“Setelah 15 Desember baru ketahuan semuanya. Itu nanti banyak yang bisa dikeluarkan di akhir tahun. Saya masih menduga kita nanti (serapan APBD, red) bisa di atas 90 persen,” kata Untari, Jumat.

Legislkator di Komisi C DPRD Jatim ini menerangkan, banyak proyek di Jatim yang dalam satu tahun terdiri dari tiga termin.

Sehingga, kemungkinan laporannya baru dua termin yang masih jalan, di mana laporan satu termin lainnya baru dilakukan di detik-detik pergantian tahun.

Oleh karena itu, dia meyakini, tidak ada proyek yang tidak berjalan pada APBD 2017 di Jatim. Apalagi, DPRD pun diakuinya rajin menjalin komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di Jatim terkait keberlangsungan proyek.

“Kita mencoba bicara dengan OPD yang ada, termasuk dengan keuangan. Mereka menyampaikan bahwa memang ada yang belum realisasi anggarannya karena itu tadi, masalah mekanisme saja atau SPJ-SPJ-nya saja. Tapi proyeknya semua berjalan,” ujarnya.

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini pun mengingatkan langkah strategis yang bisa dijalankan Pemprov Jatim untuk mengontrol penyerapan APBD 2017 sesuai harapan. Di antaranya adalah memaksimalkan evaluasi tiga bulanan.

“Jadi ketika ada OPD melaksanakan program nilainya sekitar berapa ratus miliar misalnya, maka pada triwulan pertama sudah berapa. Kalau ternyata pada triwulan pertama terlihat, lho kok baru 5 persen, berarti gak kerja,” tegas dia.

Pihaknya menjanjikan, DPRD Jatim selaku pengawas akan minta seluruh anggota dewan di masing-masing komisi untuk juga memaksimalkan fungsi kontrol terhadap realisasi anggaran di dalam pedoman APBD yang sudah dibuat. Sehingga, setiap proyek di Jatim bisa berjalan sesuai rencana. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...