Sabtu
19 September 2026 | 2 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Soroti Meningkatnya Kemiskinan

pdip-jatim-paripurna-dprd-malang-kota-210621

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang menyoroti strategi pembangunan yang efektif di masa pandemi Covid-19 yang disusun Pemkot Malang.

Hal itu disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Agus Marhaenta dalam sidang paripurna DPRD penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, Senin (21/6/2021).

Dalam rencana perubahan RPJMD ini, Agus menegaskan, meningkatnya angka kemiskinan di Kota Malang harus menjadi perhatian utama Pemkot selaku lembaga eksekutif. Dimana, selama tahun 2020, angka kemiskinan mengalami kenaikan sebesar 4,07 persen.

“Indeks Keparahan Kemiskinan sebesar 0.62 poin yang berarti, terjadi tingkat kesenjangan dalam penghasilan antara masyarakat yang sangat jelas dan terlihat mengkhawatirkan,” ungkap Agus Marhaenta, dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).

Kinerja Pemkot Malang, di bidang kesehatan juga tidak lepas dari sorotan. Meningkatnya Angka Kematian Bayi (AKB) serta kenaikan Angka Kematian Ibu melahirkan (AKI), menurutnya, merupakan peristiwa yang mengkhawatirkan.

Fakta ini, tegas Agus, harus menjadi perhatian dalam perubahan RPJMD yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang. Masalah kesehatan, merupakan salah satu hak-hak dasar manusia, yang wajib dilindungi oleh pemerintah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang intensif dalam rangka mengoptimalisasi kerja bidang kesehatan di Kota Malang.

“Bidang kesehatan berkaitan dengan produktivitas masyarakat dalam berkehidupan. Tentu hal ini harus menjadi perhatian untuk keberlangsungan masa depan,” tegasnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini pun menyampaikan, pemerintah wajib mendesain dan mengimplementasikan berbagai program yang efektif dan efisien, terutama dalam penggunaan anggaran.

“Kualitas pembangunan budaya kinerja dan birokrasi yang berorientasi pada hasil. Terutama dalam merencanakan kinerja dan target kinerja,” jelas Agus Marhaenta.

Pihaknya juga memberikan catatan kepada Pemkot Malang untuk perlu melakukan penyesuaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah baik dalam skala makro maupun mikro atau sektoral.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Fraksi PDI Perjuangan berharap apa yang telah disusun dan disampaikan dalam dapat menjadi masukan kepada Pemkot sebagai lembaga yang eksekutif yang bertanggungjawab dalam menjalankan kebijakan dan program.

Sehingga masyarakat Kota Malang benar-benar merasakan perubahan yang nyata. “Harapan kami semua pertanyaan, saran-saran dan masukan yang kami sampaikan dapat menjadi kontribusi yang positif bagi perkembangan Kota Malang dan masyarakat Malang,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...