Minggu
21 Juni 2026 | 5 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Festival Cross Culture Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Surabaya

pdip-jatim-penutupan-festival-cci-surabaya

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini menutup Festival Surabaya Cross Culture International (CCI) Folk Art, Kamis(20/7/2017) malam. Prosesi penutupan dihadiri forum pimpinan daerah dan seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya itu digelar di Taman Surya.

Penutupan festival seni dan budaya antar negara itu ditandai dengan penyerahan cenderamata khas Kota Surabaya kepada masing-masing delegasi. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni tari dari masing-masing peserta dari berbagai negara.

“Saya kira ini kualitasnya lebih baik, dan pesertanya dari negara-negara lebih banyak,” kata Risma, usai menutup Festival Surabaya CCI.

8 Negara dan daerah di tanah air yang mengikuti Cross Culture Festival 2017 yakni India, Lhituania, Thailand, Rusia, Polandia dan Kanada, Prancis serta Bogor dan Provinsi Bali.

Penutupan Cross Culture Festival 2017 dimulai dengan penampilan dari India yang dilanjutkan tarian khas Thailand.

Sebagai penutup, tari kolaborasi Surabaya ditampilkan yang mendapat tepuk tangan meriah dari para delegasi maupun undangan yang tak beranjak dari tempat duduk hingga acara selesai dengan lagu berjudul Surabaya.

Di tahun mendatang, kegiatan ini akan dikemas lebih menarik lagi dengan memperbaiki atau menambah kemasan acaranya. Untuk festival di tahun ini, tambahan acara yang diselenggarakan yaitu, workshop antara penari dengan para pelajar di Kota Surabaya.

Menurut Risma, hal ini akan sangat berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan para generasi muda Surabaya. “Insya Allah ini akan menjadi ikon wisata baru di Kota Surabaya. Apalagi saat ini Surabaya sudah jadi kota seni,” ujarnya.

Dia memastikan bahwa event-event internasional itu juga akan dilakukan di bulan-bulan berikutnya, seperti di Bulan Agustus dan November mendatang.

Tujuannya, supaya banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Surabaya, sehingga perekonomian di Kota Surabaya juga semakin meningkat.

“Yang pasti semakin tahun jumlah wisman di Surabaya semakin naik. Angka pastinya tidak tahu, karena mereka mobile dan susah dideteksi. Tapi dari data hotel-hotel semuanya naik,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, ...
KABAR CABANG

Sebanyak 480 Kader PDI Perjuangan Tulungagung Ziarah di Makam Bung Karno

TULUNGAGUNG – Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melaksanakan ziarah di makam Bung Karno usai ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Kanang “Banjir” Keluhan Kondisi Perekonomian

NGAWI – Beragam keresahan masyarakat Kabupaten Ngawi disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI ...
KABAR CABANG

Serunya Turnamen Tenis Meja “Soekarno Cup I” di Bojonegoro

BOJONEGORO – Memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Pastikan Kepengurusan hingga Anak Ranting Aktif dan Penuhi Syarat Pemilu

DPC PDI Perjuangan Jember memastikan kepengurusan hingga tingkat anak ranting aktif dan telah memenuhi syarat ...
KABAR CABANG

Bumikan Pemikiran Bung Karno, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi

BANYUWANGI – Pada momentum Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar diskusi bersama anak muda (Gen ...