Kamis
20 Agustus 2026 | 11 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Tak Kuasa Menahan Air Mata Kenang Aksi Perusakan di Surabaya

pdip-jatim-250904-ikrar-arek-sby-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Ikrar dan Doa Bersama di Tugu Pahlawan, Kamis (4/9/2025). Di acara untuk meneguhkan semangat menjaga persatuan di Kota Surabaya tersebut, Eri beberapa kali tak kuasa menitikkan air mata.

Momen haru tersebut berlangsung ketika acara menyanyikan lagu Ibu Pertiwi dan Padamu Negeri. Eri Cahyadi terlihat beberapa kali mengusap air mata.

Usai acara, kepada wartawan Eri mengaku bahwa tak kuasa menitikkan air mata ketika mengingat Kota Surabaya mengalami kerusakan. Sebagai dampak dari perbuatan orang tak dikenal (OTK), yang membakar sejumlah bangunan pasca demonstrasi.

“Apapun itu, agama mengajarkan bagaimana khairunnas anfahum linas. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lainnya. Bagaimana bumi Ibu Pertiwi ini dibangun dengan perjuangan, dengan darah para pejuang, dengan darah para ulama, dengan darah seluruh warga Kota Surabaya,” ucap Eri.

Dia mengajak masyarakat untuk bersatu dan meneguhkan semangat untuk melawan berbagai tindakan provokatif.

Pemkot Surabaya mencatat, kerusakan tidak hanya pada aset milik Pemkot. Namun juga pada beberapa tempat usaha milik masyarakat.

“Bagaimana ketika kemarin ada pembakaran? Tapi bagaimana warung-warung yang kena sebetulnya? Tapi tolonglah lihat bagaimana kesedihan mereka? Bagaimana perekonomian mereka? Kita ini hadir di muka bumi ini saling menguatkan, memberikan bagaimana kita bisa bermanfaat, menguatkan kesejahteraan, memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Pemkot Surabaya berharap peristiwa serupa tidak terulang. Sehingga, kehidupan bermasyarakat di Surabaya bisa berjalan dengan baik kembali.

“Ini yang saya tadi sempat menitikkan air mata itu karena, Ya Allah, kenapa dengan kota ini, dengan bangsa ini sampai terjadi seperti ini? Apakah yang harus kita renungkan kembali? Tuhan menguji kita atau Tuhan mengingatkan kita,” kata politisi PDIP ini.

Eri menegaskan, ikrar ini bukan hanya seremonial. Oleh sebab itu, warga harus membuktikan komitmen menjaga keamanan, bergotong royong, dan hidup rukun setiap hari.

“Kota Surabaya ini milik semua orang, bukan milik wali kota atau sekelompok orang. Karena itu, semua elemen wajib ikut menjaga kota tercinta,” tegasnya.

Ikrar dan Doa Bersama di Tugu Pahlawan dihadiri sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), organisasi masyarakat, komunitas kepemudaan, hingga beberapa perwakilan kelompok suku dan agama.

Sebanyak 9.299 warga Surabaya mengikuti acara tersebut. Mereka mengucapkan ikrar “Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia” sebagai respons atas kerusuhan yang sempat mengganggu keamanan serta perekonomian kota.

Selain itu, acara ini memperlihatkan betapa kuatnya persatuan warga dalam menjaga kotanya.

Diketahui, peristiwa perusakan terjadi pasca aksi unjuk rasa, Sabtu (30/8/2025) malam lalu. Kejadian pembakaran bangunan cagar budaya Gedung Negara Grahadi dan Polsek Tegalsari dilakukan orang tak dikenal pada Sabtu malam hingga menjelang Minggu dini hari.

Peristiwa berlangsung setelah aksi unjuk rasa di Jalan Gubernur Suryo tersebut dibubarkan aparat. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...