Kamis
03 September 2026 | 8 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ikut Pawai Bersih Desa di Tandes

pdip-jatim-221017-ec-tandes-1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membuka sekaligus mengikuti pawai bersih desa Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes, Surabaya, Minggu (16/10/2022). Agenda rutin tahunan kali ini dipusatkan di depan Kantor Kelurahan Tandes.

Eri Cahyadi hadir bersama Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani. Hadir pula, camat-lurah beserta perwakilan dari polsek dan koramil.

Tak sekadar membuka acara bersih desa, Eri bersama Rini Indriyani turut serta dalam acara pawai tersebut.

Pawai diramaikan dengan sejumlah kesenian tradisional. Mulai dari reog, kuda lumping, hingga kesenian Barongsai dengan total peserta mencapai sekitar 300 orang.

Acara bersih desa diawali dengan pawai jalan kaki yang start dan finish-nya berada di depan Kantor Kelurahan Tandes.

Eri bersama Rini Indriyani tampak berjalan bersama ratusan peserta pawai dengan jarak tempuh sekitar 3 kilometer.

Eri Cahyadi mengatakan, bahwa di Surabaya masih banyak wilayah yang menjalankan tradisi bersih desa. Salah satunya adalah warga di Kelurahan Tandes Surabaya.

“Tradisi ini harus diteruskan, harus dijaga. Karena ini menyatukan seluruh elemen yang ada di wilayah itu untuk menjadi saudara yang sangat kuat,” kata Eri Cahyadi, usai mengikuti pawai.

Oleh sebabnya, dia mengaku bangga dengan warga di wilayah Kelurahan Tandes yang masih menjalankan tradisi bersih desa. Apalagi, kesenian yang ditampilkan di wilayah ini menunjukkan keragaman suku, ras dan agama.

“Saya sangat bangga betul dengan Kelurahan Tandes ini. Karena tidak hanya adat jawanya yang keluar, tapi ada juga Barongsainya. Semuanya jadi satu. Inilah menunjukkan kalau Surabaya ini benar-benar kota toleransi,” terang Cak Eri sapaan lekatnya.

Politisi PDI Perjuangan ini meyakini, tradisi seperti ini akan terus merekatkan suku, ras dan agama di seluruh wilayah Surabaya.

Karenanya, sekarang ini pihaknya tengah menyiapkan konsep tradisi bersih desa dengan skala yang lebih besar.

“Saya masih menata konsep biar satu kelurahan atau satu kecamatan menjadi satu. Harapannya apa? agar ini menjadi besar. Kalau besar saya akan menjadikan agenda Surabaya, kita gerakkan sekalian menjadi wisata,” ujarnya.

Dengan demikian, tambah dia, apabila wisatawan ingin mengetahui kalender wisata Surabaya, akan dapat diketahui per wilayah. Seperti misalnya, agenda bersih desa yang digelar di Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes.

“Ini menunjukkan beragam budaya di Surabaya yang semuanya menunjukkan berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Itulah arti Bhinneka Tunggal Ika di Surabaya,” tuturnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Usulkan Pendapatan Parkir Tiap Titik TJU Dibuka Real-Time, Publik Bisa Ikut Mengawasi

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mengusulkan agar pendapatan retribusi parkir di setiap titik ...
KABAR CABANG

Perolehan Pemilu 2024 Naik 13 Persen, PDI Perjuangan Kauman Komitmen Tingkatkan Trend Positif

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Ranting ...