Sabtu
19 September 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Stop Impor Beras, Bupati Sanusi: Kita Surplus Sampai 480 Ton per Tahun

pdip-jatim-240906-abahsan

MALANG – Bupati HM Sanusi menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang siap mendukung upaya pemerintah untuk menghentikan impor beras di tahun 2025.

“Kami pasti memberikan dukungan untuk target pemerintah pusat tersebut,” ungkap Sanusi kepada JatimTimes.com.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang menyampaikan, bahwa Kabupaten Malang sebagai salah satu lumbung pangan Provinsi Jawa Timur (Jatim) setiap tahunnya sudah menghasilkan 400 ton beras.

“Kabupaten Malang ini tiap tahunnya kita sudah menghasilkan 400 ton (beras), kalau surplus bisa sampai 480 ton,” ujar Sanusi.

Selain itu, pihaknya menjelaskan, nantinya akan ada rencana melakukan insentifikasi pertanian atau upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang dilakukan dengan cara mengoptimalkan lahan pertanian yang sudah ada.

Intensifikasi pertanian sendiri dilakukan melalui program Panca Usaha Tani yang kemudian dilanjutkan dengan program Sapta Usaha Tani. Untuk Panca Usaha Tani sendiri meliputi pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, pemupukan yang tepat, pengendalian hama dan penyakit tanaman, serta pengairan atau irigasi yang baik.

“Kalau nanti ada insentifikasi, dari sekarang hasil rata-rata 8 ton per hektare, ini akan meningkat lagi menjadi 12 ton. Sehingga akan ada kenaikan dari 450 an ton, bisa sampai 600 ton lebih (beras),” jelas Sanusi.

Pejabat yang memiliki latar belakang sebagai petani dan pengusaha tebu ini mengatakan, sebagai wujud komitmen Pemkab Malang dalam mendukung target pemerintah pusat menghentikan impor beras, nantinya Pemkab Malang juga akan melakukan perluasan lahan sawah padi di beberapa wilayah. Di antaranya di Kecamatan Jabung, Tumpang dan Turen.

“Perluasan lahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi padi di wilayah Kabupateh Malang,” tutur Sanusi.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera mengungkapkan, bahwa di tahun 2023 produktivitas padi di Kabupaten Malang telah melebihi rata-rata di Jawa Timur.

“Di Kabupaten Malang produktivitas padi mencapai 6,36 ton per hektare, sementara rata-rata di Jawa Timur hanya 5,63 ton per hektare,” ujar Avicenna.

Lebih lanjut, sesuai dengan arahan Bupati Malang HM. Sanusi, pihaknya juga akan meningkatkan produktivitas padi secara bertahap. Di tahun 2024, pihaknya menargetkan produksi padi bisa mencapai 411.543 ton.

“Upaya intensifikasi dan perluasan lahan diharapkan dapat membantu mencapai target ini,” tutur Avicenna.

Untuk diketahui, jika merujuk pada data yang dihimpun oleh DTPHP Kabupaten Malang, di tahun 2024 terdapat sawah seluas 37.398 hektare di Kabupaten Malang. Namun, junlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan luas sawah di tahun 2019 lalu yang seluas 44.375 hektare.

Oleh karena itu, untuk mendukung program pemerintah pusat menghentikan impor beras, Pemkab Malang terus berupaya melakukan perluasan lahan sawah padi, sehingga akan berdampak pada meningkatnya jumlah produksi beras di Kabupaten Malang. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...