PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menghadiri acara peresmian Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) dan acara Jatim Cerdas yang digelar di SMKN 2 Ponorogo, Kamis (6/1/2021). Jatim Cerdas sendiri merupakan salah satu program prioritas dari Nawa Bhakti Satya untuk membangun kualitas dan mutu pendidikan di Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Bupati Sugiri kagum pada produk-produk hasil karya siswa-siswi SMKN 2 Ponorogo dari berbagai bidang, seperti kuliner, salon/spa, busana, hingga penampilan tari para siswi. Hasil karya tersebut dipamerkan dalam kunjungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
“Saya disuguhi sesuatu yang memukau. Ada salon, masakan, perhotelan, manicure pedicure, minuman, busana, sampai tari-tarian yang keren,” puji Bupati Sugiri.
Kang Giri, sapaan akrabnya, menginginkan agar SMK bisa bekerjasama dengan pemerintah. Hal tersebut bukan hanya bentuk apresiasi saja dari pemerintah, melainkan juga menjamin masa depan SMK itu sendiri, yakni dengan bergabung dalam Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Saya mencoba mencapai untuk di-‘BLUD’ kan. Bisa kerja sama dengan pemerintah agar lebih dalam. Tidak sekadar pemerintah dengan SMK, melainkan bagaimana produk bisa diserap pemerintah, sehingga BLUD itu penting tidak hanya praktik tapi juga bersaing di dunia usaha,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani mengatakan, ia bersyukur atas pencapaian sekolahnya yang dipercaya terpilih sebagai SMK PK oleh Dirjen Pendidikan Vokasi yang diharapkan bisa bersaing dalam dunia kerja.
“Alhamdulillah dipercaya lolos seleksi PK, yang ditetapkan SMK PK adalah spa dan kecantikan. Kurikulum juga beda dengan SMK non-PK. Kita harus mampu menyediakan tuntutan industri. Penanaman budaya industri harus ditanamkan pada anak . Alhamdulillah, ada perekrutan dari perusahaan besar sebelum siswa lulus,” pungkasnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













