Rabu
26 Agustus 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Duga Pemodal Besar Sponsori 22 Mei, PDIP Dorong Polisi Ungkap Aktornya

pdip-jatim-hasto-doorstop4

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong pihak kepolisian mengungkap siapa aktor yang memberikan perintah kepada perusuh 22 Mei untuk membunuh sejumlah tokoh nasional. Dia menduga ada pihak dengan modal besar yang mensponsori hal tersebut.

“Pihak kepolisian perlu berkonsentrasi siapa yang berada di belakang itu. Yang tentu saja memiliki modal yang cukup besar, mereka yang punya kekuatan uang,” kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Hasto, dalang dari gerakan yang membenturkan antara masyarakat dan aparat keamana harus ditindak tegas. Sebab politik yang dimanfaatkan untuk tindak kekerasan, itu bukan lagi politik. “Karena politik itu membangun peradaban, politik itu mencintai kehidupan,” ujarnya.

“Oleh karena itu, aparat keamanan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi mereka-mereka yang mempromosikan tindakan kekerasan itu. Ideologi kegelapan, apalagi terorisme tidak bisa hidup di negara yang cinta damai ini,” lanjut dia.

Hasto pun mendorong aparat keamanan untuk menangkap aktor di balik aksi kerusuhan 22 Mei lalu. Dia juga mengatakan agar aparat tidak ragu-ragu menindak para perusak negara.

“Ya kami mendorong, karena kalau ada dan yang beredar kemudian membiayai berbagai tindakan-tindakan anarkis ini merupakan pelanggaran hukum pidana dan bertentangan dengan tujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ini nyata-nyata melawan negara, karena itulah, polisi jangan ragu-ragu menindak siapapun mereka,” kata Hasto.

Sebelumnya, polisi mengungkap adanya kelompok pihak ketiga yang ingin menciptakan martir dalam aksi menolak hasil pilpres pada 22 Mei 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta.

Selain itu, kelompok ini juga diduga berniat melakukan upaya pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan seorang pemimpin lembaga survei.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal menyebut sudah ada enam tersangka yang dijerat terkait hal tersebut. Dia menyebut para tersangka adalah orang yang sudah berpengalaman.

Iqbal menyebut ada dua tersangka yang diduga menerima uang dari seseorang untuk membunuh empat tokoh nasional. ‘Seseorang’ yang memberikan perintah itu disebut Iqbal sudah diketahui identitasnya, tetapi tidak diungkapkannya ke publik. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin Bebaskan Denda Pajak dan Diskon BPHT 50%

TRENGGALEK – Memeriahkan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin memberikan sejumlah ...
LEGISLATIF

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa ...