Selasa
02 Juni 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Duduk Bareng dengan Massa Aksi, Amithya Janji Kawal Kebijakan Efisiensi untuk Rakyat

pdip-jatim-250218-mia-temui-massa-demo

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita menemui ribuan massa demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ di Alun-alun Tugu Malang, Selasa (17/2/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini tak ragu menemui massa aksi hingga duduk bareng berdialog di tengah mereka meski diguyur hujan sekali pun.

Dia datang menemui massa aksi dan berdialog didampingi jajaran dan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono.

Massa aksi berunjuk rasa guna mengritisi kebijakan efisiensi anggaran lewat Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang mereka nilai berpotensi menumpulkan program-program yang tadinya bersentuhan dengan sektor vital masyarakat.

Mereka menilai bahwa kebijakan itu hanya mementingkan isi perut ketimbang kepala karena sampai memangkas anggaran pendidikan.

Terkait tuntutan itu, Amithya berjanji untuk mengawal Inpres 1/2025 agar tidak berdampak pada pelayanan publik yang vital, termasuk pada sektor pendidikan.

Menurutnya, legislatif telah berkomunikasi dengan kepala daerah sebagai bentuk mitigasi atas keluarnya kebijakan tersebut sudah sejak lama.

Dia menegaskan ketidaktahuan masyarakat atas hal ini memang kemudian tidak dipublikasikan. Artinya, pihaknya bukan berarti tidak berbuat apa-apa.

Tapi dari hasil mitigasi dan komunikasi legislatif dengan banyak pihak, terangnya, bahwa kebijakan itu memang tidak mengganggu pelayanan publik.

“Itu sudah panggilan, bagaimana pun kami salah satu wakil rakyat. Tapi soal tuntutan ini, saya juga tahu masyarakat gelisah karena memang kebijakan ini belum ideal. Kebijakan sudah keluar, piranti belum ideal. Yang bisa kami lakukan memitigasi, walaupun ketika Inpres ini dilakukan, pelayanan publik masih belum terganggu,” ujarnya.

Namun pada prinsipnya, dia menegaskan akan tetap mengawal kebijakan efisiensi tersebut tak sampai mengganggu program-program dasar masyarakat.

“Pada prinsipnya, mitigasi kami adalah suatu kewajiban. Bagaimana agar kebijakan efisiensi ini melahirkan solusi agar pelayanan ke masyarakat tak berkurang,” paparnya.

Menurut Amithya, kebijakan efisiensi anggaran ini di sisi lain masih relevan seperti penggunaan gedung pemerintahan untuk kegiatan seminar, bimtek dan lainnya. “Efisiensi itu sebetulnya maksudnya ya itu,” sebutnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Gelar Baksos Donor Darah, Erma: Pancasila di Jiwa Seluruh Kader PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah setiap ...
KRONIK

Jemaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Butuh Rumah Singgah, Bisa ke Kantor DPC PDIP Gresik

GRESIK – Menjelang puncak pelaksanaan Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf tahun 2026, semangat gotong royong dan ...
KABAR CABANG

Peringatan Harlah Pancasila, DPC Tulungagung Ajak Kader Bumikan Pemikiran Bung Karno

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Desa ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong Transformasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual dan Budaya

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mendorong Kementerian Ekonomi Kreatif menyusun roadmap pengembangan ...
LEGISLATIF

Harga Telur Terjun Bebas, Komisi B DPRD Jatim Dorong Langkah Penyelamatan Peternak

DPRD Jawa Timur berencana memanggil dinas terkait menyusul anjloknya harga telur di tingkat peternak. Komisi B ...
KRONIK

DPRD Jatim Dukung Jadwal WFH Jumat, Yordan: Produktivitas Tetap Jadi Catatan

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jatim, Yordan M Batara Goa, menyambut baik keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...