Minggu
25 Oktober 2026 | 8 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dubes Zuhairi Misrawi Promosikan Potensi Ekspor dan Wisata Banyuwangi di Tunisia

PDIP-Jatim-Ipuk-dan-Zuhairi-Misrawi-08092024
Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, bersama rombongan dari Tunisia bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis (5/9/2024).

BANYUWANGI – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunisia mempromosikan berbagai potensi Banyuwangi, di antaranya pariwisata hingga potensi ekonomi wilayah yang ada di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Bahkan, KBRI Tunisia memfasilitasi promosi Banyuwangi dengan mengajak perwakilan pemerintahan Tunisia, kalangan jurnalis dari media ternama di Tunisia, yaitu Al-Shorouk, Al Maghreb, Tunisie Numerique, serta media lainnya berkunjung ke Banyuwangi pada 5-6 Septermber 2024.

“Banyuwangi dipilih karena selain telah berkali-kali tampil di forum internasional, juga karena memiliki potensi besar yang bisa dipromosikan di Tunisia,” ujar Duta Besar Tunisia untuk Indonesia, Zuhairi Misrawi, Jumat (6/9/2024).

Menurut Zuhairi, keindahan bentang alam Banyuwangi, seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, Teluk Hijau, G-land dan lainnya, yang telah dikenalkan di Tunisia diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi.

Terlebih, selain potensi wisata, Banyuwangi juga disebutnya memiliki berbagai komoditas ekspor, seperti furnitur, kopi, beras, buah-buahan, dan lainnya yang dapat menjadi komoditas ekspor di Tunisia.

“Banyuwangi juga memiliki banyak komoditas ekspor yang diharapkan bisa menarik kerja sama investasi kedua negara,” jelasnya.

Seperti diketahui, selama di Banyuwangi rombongan dari Tunisia mengunjungi beberapa destinasi wisata, seperti Kawah Ijen, dan melihat beragam atraksi seni kebudayaan, dilanjutkan dengan meninjau langsung penerapan layanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi.

Sebelum menjelajahi Banyuwangi, Dubes Zuhairi bersama rombongan bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang menceritakan berbagai potensi pariwisata Banyuwangi.

Termasuk, di antaranya, wisata berbasis budaya yaitu tarian gandrung, barong, seblang, dan kebo-keboan yang merupakan kesenian yang dimiliki Banyuwangi sejak ratusan tahunan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga menceritakan bagaimana kerukunan antarumat yang terus dirajut di Banyuwangi yang menjadi modal besar bagi Banyuwangi untuk membangun daerah, serta mengurai beberapa komoditas Banyuwangi yang telah rutin ekspor ke berbagai negara.

“Semoga kunjungan ini semakin merekatkan hubungan kedua negara,” harap politisi PDI Perjuangan itu. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...
KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...