Rabu
04 November 2026 | 3 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Program Pemkab Banyuwangi Masuk Inovasi Terbaik Nasional

pdip-jatim-azwar-anas-banyuwangi

BANYUWANGI – Program Siswa Asuh Sebaya (SAS) dan E-Village Budgeting (EVB) yang dikembangkan Pemkab Banyuwangi berhasil masuk jajaran 99 terbaik dari 3.600 program seluruh Indonesia.

Dua program itu masuk jajaran 99 Inovasi Terbaik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dua inovasi tersebut telah dipresentasikan di Kementerian PAN-RB, Rabu (3/5/2017). “Program SAS kita mulai sejak 2011. Adapun EVB diaplikasikan di desa-desa dalam tiga tahun terakhir secara bertahap,” kata Anas.

SAS, jelas Anas, merupakan upaya pemerintah daerah (Pemda) mendorong empati dan solidaritas di kalangan pelajar. Dalam program ini, pelajar dari keluarga mampu memberi dana sukarela ke teman sebayanya dari keluarga kurang mampu.

Pengelolaannya dilakukan dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2011, saat ini SAS berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 12,8 miliar dengan menjangkau lebih dari 20.000 siswa.

“Tidak semua masalah pendidikan mampu ditangani pemerintah daerah. Program SAS jadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tangan pemerintah dalam membiayai pendidikan masyarakat,” jelas bupati yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Banyuwangi ini.

Dia mengatakan, SAS ditujukan untuk membantu kebutuhan siswa yang belum masuk dalam kerangka Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun program dari pemerintah lainnya. Misalnya, kebutuhan transportasi ke sekolah atau pembelian kacamata bagi pelajar yang mengalami gangguan mata.

Menurutnya, biaya dasar sebenarnya sudah tidak ada, tapi ada kebutuhan lain. Sedang jumlah pelajar di Banyuwangi di sekolah negeri mencapai 171.000 siswa.

“Tentu dana pemerintah daerah tidak mencukupi jika harus memfasilitasi hal-hal penunjang tersebut, seperti beli kacamata, sepatu, sepeda. Makanya kita bikin gerakan SAS yang tidak butuh prosedur berbelit untuk saling bantu di kalangan pelajar,” urainya.

Program SAS seluruhnya dikelola oleh siswa sendiri. Guru hanya sebatas memantau.

“Ada yang menyumbang Rp 1.000, Rp 2.000, semua sukarela. Ini cara kami untuk membangun modal sosial yang baik di antara generasi muda di Banyuwangi. Nilai-nilai kepercayaan juga ditanamkan karena semuanya dikelola dan dilaporkan siswa sendiri,” ujar dia.

Selain SAS, E-village budgeting (EVB) Banyuwangi masuk jajaran inovasi terbaik nasional. EVB adalah inovasi meningkatkan kualitas tata kelola anggaran dan pembangunan desa.

Sistem ini menyinergikan keuangan dan pembangunan di tingkat desa dengan kabupaten, sehingga tercipta keselarasan dan tidak bisa ada intervensi program di tengah jalan.

Pengawasan juga dilakukan melalui sistem lengkap dengan titik koordinat dan gambar perkembangan proyek pembangunan, sehingga menutup celah adanya proyek ganda atau fiktif. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...