Sabtu
18 April 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Desa di Ngawi Kekeringan, Mas Antok Distribusikan Air Bersih

IMG-20241102-WA0019_copy_640x425

NGAWI – Calon Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memimpin pendistribusian air bersih di sejumlah desa yang mengalami kekeringan. Droping air bersih tersebut sebagai respon cepat atas kekurangan air yang dialami warga.

Ada dua titik yang menjadi lokasi droping air bersih, bersama dengan Mas Antok. Yakni Desa Suruh, dan Desa Kenongorejo. Keduanya sama-sama berada di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.

Selain melakukan droping air bersih, Mas Antok bersama tim juga menyerahkan jerigen dan tendon air. Alat tersebut diserahkan, untuk memudahkan masyarakat setempat dalam mengambil air bersih.

Musim kemarau tahun 2024 ini terjadi anomali lokus kekeringan. Dimana berdasarkan pemetaan badan setempat, sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalami kekeringan, di tahun 2024 ini justru mengalami kekurangan air bersih. Demikian pula sebaliknya,

“Mitigasi terhadap daerah yang mengalami kekeringan sebenarnya sudah kita lakukan. Tetapi ada anomali cuaca, ada beberapa desa yang tidak pernah mengalami kekeringin, musim ini terjadi kekeringan,” kata Mas Antok, usai droping air bersih, pada Jumat (1/11/2024).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu menjelaskan, sejumlah faktor menyebabkan kondisi pergeseran lokus daerah yang mengalami kekeringan. Salah satunya akibat penggunaan sumur sawah, yang menyebabkan sumur warga mengalami susut muka airnya.

Calon Wakil Bupati Ngawi nomor urut satu tersebut mengungkapkan, untuk wilayah yang kerap mengalami kekeringan, pihaknya sudah menyiapkan roadmap kedepan. Wacana strategis itu untuk membantu warga yang kerap kesusahan air bersih kala musim kemarau panjang.

“Khusus wilayah yang langganan kekeringan, kami akan berupaya sehingga ada jaringan air bersih yang bisa langsung diakses masyarakat. Sudah kami petakan, termasuk sumber airnya,” kata Mas Antok.

Soal kapan realisasinya, Mas Antok menyebut akan dilaksanakan tahun 2025 mendatang. Sedangkan program itu akan menyasar pada 11 desa di Ngawi yang kerap mengalami kekeringan saat kemarau ekstrem.

“Ada 11 desa yang kerap dilanda kekeringan. Kami berharap tahun depan sudah bisa berkurang paling tidak separuhnya,” harap calon Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...