Minggu
19 Juli 2026 | 6 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Desa di Ngawi Kekeringan, Mas Antok Distribusikan Air Bersih

IMG-20241102-WA0019_copy_640x425

NGAWI – Calon Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memimpin pendistribusian air bersih di sejumlah desa yang mengalami kekeringan. Droping air bersih tersebut sebagai respon cepat atas kekurangan air yang dialami warga.

Ada dua titik yang menjadi lokasi droping air bersih, bersama dengan Mas Antok. Yakni Desa Suruh, dan Desa Kenongorejo. Keduanya sama-sama berada di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.

Selain melakukan droping air bersih, Mas Antok bersama tim juga menyerahkan jerigen dan tendon air. Alat tersebut diserahkan, untuk memudahkan masyarakat setempat dalam mengambil air bersih.

Musim kemarau tahun 2024 ini terjadi anomali lokus kekeringan. Dimana berdasarkan pemetaan badan setempat, sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak pernah mengalami kekeringan, di tahun 2024 ini justru mengalami kekurangan air bersih. Demikian pula sebaliknya,

“Mitigasi terhadap daerah yang mengalami kekeringan sebenarnya sudah kita lakukan. Tetapi ada anomali cuaca, ada beberapa desa yang tidak pernah mengalami kekeringin, musim ini terjadi kekeringan,” kata Mas Antok, usai droping air bersih, pada Jumat (1/11/2024).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu menjelaskan, sejumlah faktor menyebabkan kondisi pergeseran lokus daerah yang mengalami kekeringan. Salah satunya akibat penggunaan sumur sawah, yang menyebabkan sumur warga mengalami susut muka airnya.

Calon Wakil Bupati Ngawi nomor urut satu tersebut mengungkapkan, untuk wilayah yang kerap mengalami kekeringan, pihaknya sudah menyiapkan roadmap kedepan. Wacana strategis itu untuk membantu warga yang kerap kesusahan air bersih kala musim kemarau panjang.

“Khusus wilayah yang langganan kekeringan, kami akan berupaya sehingga ada jaringan air bersih yang bisa langsung diakses masyarakat. Sudah kami petakan, termasuk sumber airnya,” kata Mas Antok.

Soal kapan realisasinya, Mas Antok menyebut akan dilaksanakan tahun 2025 mendatang. Sedangkan program itu akan menyasar pada 11 desa di Ngawi yang kerap mengalami kekeringan saat kemarau ekstrem.

“Ada 11 desa yang kerap dilanda kekeringan. Kami berharap tahun depan sudah bisa berkurang paling tidak separuhnya,” harap calon Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...