SURABAYA – Legislator Banteng DPRD Surabaya, Norma Yunita mengatakan, saat ini kenaikan honor modin menjadi salah satu prioritas dalam APBD 2022.
Menurut anggota Komisi D ini, pekerjaan para modin ini cukup berat, sehingga honor mereka yang sebelumnya hanya sebesar Rp 400 ribu patut mendapat kenaikan.
“Prioritas dari Komisi D ini terkait kenaikan honor, utamanya untuk honor modin, honor bunda muda Paud, penghafal Al-Quran, dan penjaga makam,” beber Norma Yunita, Selasa (9/11/2021).
Apalagi, lanjutnya, saat ini kewajiban modin, bukan hanya mengadakan pencatatan pengurus kematian, pendataan tentang nikah, talak, rujuk, hingga pengurusan cerai. Melainkan, juga melakukan administrasi melalui 3 aplikasi yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
“Ada tiga aplikasi yang diharuskan untuk digunakan modin, sehingga itu yang menyulitkan sebagai modin, penghafal al-quran. Tetapi mereka terhambat karena tidak bisa IT, dan banyak ustadz-ustadzah yang tidak punya gawai,” jelasnya.
“Maka dari itu, saya meminta pada Pemerintah Kota kemarin apabila mereka yang tidak punya gawai atau gaptek bisa dipermudah,” sambung dia.
Dia pun berharap, kenaikan honor ini bisa mensejahterakan kehidupan modin, terlebih banyak di antara mereka yang tidak memiliki pekerjaan diluar itu. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










