Selasa
03 November 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Malang Inisiasi Perda Kehidupan Toleransi Kehidupan Masyarakat

pdip-jatim-210824-made-rian2

MALANG – DPRD Kota Malang menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang Toleransi Kehidupan Masyarakat.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjelaskan, naskah akademik raperda inisiatif tentang kehidupan bertoleransi sedang dalam proses pembahasan dan pengkajian oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) yang melibatkan akademisi.

“Naskah akademik ranperda inisiatif ini sedang dikaji. Jadi saya belum bisa bicara banyak soal detilnya,” kata Made di Kota Malang, Sabtu (26/2/2022).

Sebagai landasan, terang Made, yakni adanya undang-undang tentang kehidupan bertoleransi yang semangat utamanya menciptakan masyarakat hidup berdampingan secara harmonis.

“Kita melihat sekarang kan sudah ada undang-undang di atasnya. Kita akan melihat nanti naskah akademik sedang dibahas Bapemperda melibatkan akademisi,” imbuhnya.

Made mengaku dirinya bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang sebelumnya menerima audiesi dari kelompok masyarakat berkaitan dengan kurikulum terkait kehidupan bertoleransi di lingkungan sekolah.

“Kemarin saat saya menerima audiensi, saya didampingi oleh kepala dinas, kurikulum dalam kehidupan bertoleransi sekarang sudah mulai masuk di pendidikan dasar sampai SMP itu wajib. Ini nanti kita buatkan untuk perdanya,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

Menurutnya, kondisi kehidupan toleransi antar umat beragama di Kota Malang sudah sangat baik.

Oleh sebab itu, melalui keberadaan Perda Toleransi Kehidupan Masyarakat ini diharapkan kelak mampu menjaga dan melindungi keharmonisan hidup antar umat beragama yang telah terjalin selama ini.

“Sudah sangat baik toleransi kehidupan di Kota Malang. Kita baik-baik saja toleransi di Kota Malang, saya rasa tidak ada masalah,” sebutnya.

DPRD Kota Malang sepanjang tahun juga menargetkan membuat enam raperda inisiatif, namun baru empat yang sudah muncul. Satu yang sudah siap adalah raperda inisiatif tentang toleransi kehidupan masyarakat.

Sedangkan tiga raperda inisiatif lainnya adalah tentang corporate social responbility (CSR), pengelolaan pondok pesantren, pemajuan kebudayaan. Tiga ranperda ini belum ada naskah akademiknya dan baru dalam pembahasan di Banperda DPRD Kota Malang. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...