Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kabupaten Malang Targetkan Pembahasan KUA-PPAS APBD-P Tuntas Awal Agustus

pdip-jatim-220726-darmadi

MALANG – DPRD Kabupaten Malang menargetkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2022 awal Agustus depan. Sehingga perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini bisa secepatnya disahkan.

“Pemkab sudah menyerahkan berkas KUA-PPAS, nanti kita bahas. Nah, awal Agustus kita targetkan tuntas bahas ini. Baru Pemkab Malang bisa lempar R-APBD P (Perubahan) 2022 atau PAK ke dewan,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi di gedung dewan, Selasa (26/7/2022).

Dia menyampaikan, dalam draft KUA-PPAS yang diajukan Pemkab Malang, lebih banyak difokuskan pada upaya perbaikan dan penguatan infrastruktur. Selain itu, PAK 2022 juga dialokasikan hal-hal yang bersifat mandatory.

Selama 2 tahun ke belakang akibat pandemi Covid-19, sebut Darmadi, Pemkab Malang terpaksa harus menyisihkan anggaran untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat. Seperti anggaran pendidikan, kesehatan, fasilitas publik dan dana desa (DD).

Untuk menunjang hal tersebut, Pemkab Malang akan memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) pada tahun 2021 sebesar Rp 541 miliar.

“Prinsip kami, selama program itu dibutuhkan masyarakat, pasti disetujui. Namun, semua usulan program dari OPD akan masuk pembahasan dewan. Tim anggaran dari eksekutif dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD akan membahasnya,” jelas legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini.

“Dari Silpa, akan kita alokasikan untuk program mandatory. Kewajiban-kewajiban kita harus tetap terlaksana. Baru sisanya kita distribusikan ke beberapa OPD yang membutuhkan anggaran untuk kegiatan dan programnya. KUA-PPAS ini akan jadi patokan untuk menyusun rencana PAK 2022 oleh OPD,” sambung Darmadi.

Tahapan selanjutnya, ketika KUA-PPAS telah dibahas dan ditetapkan oleh DPRD, pihak eksekutif dapat melanjutkan pembahasan R-APBD Perubahan. Untuk kemudian dilakukan pembahasan oleh DPRD Kabupaten Malang untuk segera disahkan.

“Kita upayakan secepatnya PAK digedok supaya OPD punya waktu untuk melaksanakan programnya. Kalau kita gedok PAK satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir kan percuma. Nanti program malah tidak dikerjakan,” ujarnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...