Minggu
30 Agustus 2026 | 3 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Desak Disperta Jombang Segera Salurkan Bantuan ke Petani Terdampak Banjir

pdip-jatim-250203-ama-siswanto

JOMBANG – Para petani di Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang mengeluh belum menerima bantuan akibat gagal panen dari Pemerintah Kabupaten Jombang.

Seperti diberitakan sebelumnya, para petani di daerah tersebut terpaksa menanam padi hingga tiga kali dalam satu musim imbas hujan yang terus membanjiri lahan mereka.

Banjir yang mulai surut memberikan angin segar pada masyarakat pada umumnya, namun bagi petani hal tersebut merupakan kerja ekstra dan pengeluaran ekstra.

Merespon hal tersebut, Komisi B DPRD Jombang, menuntut agar Dinas Pertanian (Disperta) segera menyalurkan bantuan ke petani yang terdampak luapan air sungai.

“Dinas jangan hanya melakukan pendataan saja,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang, Ama Siswanto, Minggu (2/2/2025).

Disperta dinilai kurang cekatan dalam menangani permasalahan petani yang melanda beberapa pekan terakhir.

“Memang perlu mengidentifikasi kerugian. Tapi jangan hanya melakukan pendataan saja, kepastian penyaluran bantuan yang tepat sasaran juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mendorong pemerintah melalui Disperta Jombang untuk memberikan stimulan kepada para petani.

“Jelas petani ini sangat dirugikan karena harus berulang kali tanam,” sebut dia.

Apalagi, saat ini biaya yang dikeluarkan untuk menanam padi, bahkan sebelum banjir melanda, juga sudah cukup besar.

“Ongkos tanam sekarang juga tidak murah. Karena pupuk juga mahal,” kata Ama.

Pihaknya pun menyarankan pemerintah untuk mengidentifikasi penyebab banjir dan segera melakukan penanganan.

“Pemkab harus berkoordinasi dengan BBWS untuk mengidentifikasi penyebab banjir yang ada di Jombang,” ujarnya.

Penanganan tersebut harus segera dilaksanakan sebelum petani melakukannya secara swadaya.

“Jangan sampai, masyarakat melakukan tindakan sendiri seperti yang dilakukan petani di Kecamatan Kesamben. Itu kan miris masyarakat sendiri juga turun untuk membersihkan sungai. Terus peran pemerintah ini bagaimana sebagai pelayan masyarakat,” tutup Ama. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...