TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Pengurus Ranting se-Kecamatan Senori dan Kecamatan Parengan pada Sabtu, 19 September 2026. Pelantikan yang berlangsung di dua lokasi terpisah ini mencakup kepengurusan di 12 desa di Kecamatan Senori dan 18 desa di Kecamatan Parengan.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tuban, Kusmen, yang hadir mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, Ony Setyawan.
Dalam arahannya saat penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah jabatan, Kusmen menekankan pentingnya kedisiplinan organisasi dan konsolidasi berjenjang.
”Pengurus wajib memegang teguh instruksi partai, saling berkomunikasi, dan berdiskusi dengan seluruh jajaran mulai dari DPC, PAC, hingga Anak Ranting. Tertibkan komunikasi dan perbanyak diskusi, ini adalah proses kita untuk meraih kemenangan,” kata Kusmen.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Tuban, Jemy Tristantono, mengingatkan para pengurus baru mengenai tanggung jawab besar yang menanti, khususnya dalam pengabdian masyarakat dan persiapan agenda politik mendatang.


Jemy juga menegaskan instruksi partai terkait struktur kepengurusan yang inklusif dan representatif.
“Perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan Ranting, serta melibatkan anak muda. Ini adalah wajah PDI Perjuangan yang progresif,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kerja-kerja politik partai harus berlandaskan pada nilai Pancasila 1 Juni 1945 dan Marhaenisme yang diwujudkan melalui aksi gotong royong nyata di masyarakat, seperti penanganan krisis air di Tuban maupun tanggap bencana di berbagai daerah.
”Pengurus Ranting harus berkoordinasi dan melaksanakan tugas seikhlas-ikhlasnya. Kemenangan PDI Perjuangan ada di tangan Panjenengan semua,” tutur Jemy menutup pengarahannya.
Acara konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput ini ditutup dengan pekik yel-yel “Merdeka” sebagai simbol soliditas dan kesiapan kader menghadapi Pemilu 2029.(dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













