DPC Sidoarjo Buka Dapur Umum, Sajikan Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan Balita

 845 pembaca

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Sidoarjo membuka dapur umum di Desa Tambakrejo Kecamatan Waru, Senin (23/1/2023). Dapur umum digawangi para kader perempuan, menyajikan makanan sehat untuk masyarakat di sekitar tempat acara.

Acara bertema Gerakan Hidup Sehat untuk Mencegah Stunting, dilaksanakan di rumah Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC Sidoarjo, H Edi Widodo, diikuti para kader pengurus DPC, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak PAC se-kabupaten serta para kader dan anggota partai di lingkungan setempat.

Dapur umum dibuka untuk umum, dihadiri sejumlah ibu-ibu, khususnya ibu hamil.  

Sejak pagi, kader-kader perempuan sibuk memasak makanan dan membuat minuman untuk dihidangkan kepada warga terutama ibu-ibu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumi Harsono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sebagai pelaksanaan dari instruksi DPP Partai kepada DPD dan DPC untuk bersama-sama rakyat melakukan gerakan hidup sehat.

“Secara khusus, pencegahan stunting,” kata Sumi Harsono.

Sekretaris DPC Samsul Hadi menambahkan, acara sekaligus sebagai kado ulang tahun dari para kader PDI perjuangan kepada Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum, yang menapaki ulang tahun ke-76 pada hari ini.

Tidak sekadar berbagai makanan dan minuman kepada masyarakat, pada acara itu, pihak DPC menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang Kesehatan untuk memberikan pencerahan ihwal stunting.

dr Fitria Rismala Dewi atau akrab disapa dokter Fitri, kepada warga menjelaskan pentingnya pencegahan stunting untuk menyiapkan generasi-generasi emas di masa mendatang.

Perempuan syang juga Wakil Ketua PAC PDI Perjuangan Sidoarjo itu menambahkan, pencegahan utama stunting meliputi perpaduan beberapa faktor. Yakni pengaturan pola makan, pengaturan pola asuh dan pengaturan pola hidup.

“Faktor paling utama adalah pemberian makan makanan begizi untuk ibu hamil dan balita,” terangnya.

Tak kalah penting, lanjut dia, pemeriksaan rutin kehamilan. Untuk itu, katanya, perlu sinergitas antara pemerintah dan masyarakat demi tercapainya penurunan angka stunting.

“Bentuk sinergisitas, dimana pemerintah mampu menjamin akses masyarakat atas air bersih yang layak konsumsi dan terjangkau, sehingga menurunkan resiko stunting,” katanya. (fen/hs)

Tinggalkan Balasan