oleh

DPC Kabupaten Mojokerto Siap Nambah Jadi 12 Kursi pada Pemilu 2024

-Pemilu-61 kali dibaca

KABUPATEN MOJOKERTO – Rapat kerja cabang DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Mojokerto digelar bersamaan di satu tempat, Resto Jimbaran, Jl By Pass Mojokerto, Rabu (9/6/2021). DPC Kabupaten Mojokerto menargetkan menambah raihan kursi dari 9 kursi saat ini menjadi 12 kursi pada pemilu 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Pungkasiadi, menegaskan siap melaksanakan apapun yang diperintahkan DPP dan DPD Partai.

Menurutnya, konsolidasi internal telah dilaksanakan oleh DPC. Mulai dari musyawarah anak cabang (musancab) untuk pembentukan PAC. Sebelumnya, pembentukan pengurus ranting adan anak ranting juga selesai.

“Intinya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto siap menjalankan apa saja instruksi DPD maupun DPP. Kita akan semaksimal mungkin menjalankan,” tegas Pungkasiadi saat ditemui Unit Media DPD PDI perjuangan Jawa Timur usai rakercab.

Dari mulai struktur DPC sampai anak ranting sudah selesai semua. Artinya, disitu tadi ada evaluasi dari mulai kepemimpinan saya sejak kongres V di Bali. Apa yang telah dilakukan, dilaporkan. Mulai konsolidasi partai, rekrutmen dan kaderisasi partai hingga strategi pemenangan pemilu 2024 termasuk pemetaan desa,” tambahnya.

Mantan Bupati Mojokerto ini menuturkan, untuk mewujudkan kemenangan hattrick pada pemilu 2024 mendatang, Banteng Kabupaten Mojokerto terus melakukan perbaikan. Mulai dari perencanaan pembanguan sumberdaya manusia, rekrutmen tokoh untuk menunjang kemenangan baik pilpres maupun pileg.

“Kita membuat perencanaan pembangunan internal. Termasuk rekrutmen tokoh. Kita punya target bagaimana perolehan suara legislatif bisa mencapai 24 persen dan minimal kursi kita bisa meningkat 12 kursi dari saat ini kita punya 9 kursi,” tandas pria yang akrab dipanggil Pak Ipung ini.

Tak hanya itu, sinergi pilar-pilar Partai juga harus tetap berjalan.

“Artinya, fungsi 3 pilar ini harus jalan, jadi pengurus partai dan legislatifnya harus berjalan, walaupun sekarang Kabupaten Mojokerto tidak ada eksekutifnya. Tapi kami tetap bertekat untuk kembali merebut kursi eksekutif itu kembali. Banteng iku gak oleh mundur,” tutupnya. (arul/hs)

Komentar