Jumat
15 Mei 2026 | 9 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Petani Lebih Produktif, Mas Ipin Inisiasi Program Sawah Tanpa Musim

pdip-jatim-nur-arifin-gandusari-111120

TRENGGALEK – Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menginisasi program sawah tanpa musim. Dia berharap program ini bisa mendorong petani lebih produktif, terutama yang lahan pertaniannya belum punya irigasi cukup.

“Program sawah tanpa musim ini masih dalam tahap inisasi. Ide sederhananya, bagaimana para petani pupuknya biar hemat, kemudian tidak boros air,” beber Nur Arifin, saat bertemu para petani di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Rabu (11/11/2020).

Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini menjelaskan, ada beberapa lahan sawah di Kabupaten Trenggalek yang belum memiliki irigasi mumpuni.

Alhasil, sawah mereka pun kurang produktif. Jangka waktu dari tanam ke panen pun lebih lama ketimbang sawah yang irigasinya bagus.

Program sawah tanpa musim, sebutnya, dijalankan dengan metode tertentu. “Bisa dilaksanakan dengan menggali antara 40 sampai 50 sentimeter (cm), kemudian diberi lapisan kedap air, dan tanahnya di taruh disitu,” urainya.

Sehingga, lanjut dia, air tadah hujan bisa terus bertahan kawasan lahan persawahan itu. Akhirnya, lahan akan lebih hemat dalam penggunaan air.

Rencananya, Mas Ipin bakal mengujicobakan program tersebut di beberapa titik persawahan di Kabupaten Trenggalek.

“Ketika sukses, akan kami jadikan program masif. Khususnya agar kebutuhan air persawahan tidak mengganggu kebutuhan untuk mandi, minum, dan lainnya,” tutur dia.

Pria yang maju Pilkada berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Syah M Nata Negara itu juga mengajari para petani untuk membuat pupuk cair organik. Pembuatan pupuk tersebut sebelumnya telah diajarkan kepada para petani di daerah-daerah lain di Trenggalek.

Pupuk cair, sebut Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini, punya banyak keunggulan. Selain mengembalikan praktik pertanian murah-berkualitas, juga solusi bagi keberadaan pupuk subsidi yang terbatas.

“Karena kami tidak mungkin bisa memberikan pupuk subsidi kepada seluruh petani. Karena di Trenggalek petani bukan hanya petani lahan, tapi juga lebih banyak petani hutan,” ungkapnya.

Dalam praktik pembuatan pupuk cair organik itu, dia mengajak para melenial setempat untuk turut andil. Harapannya, mereka bisa menjadi inisiator di bidang pertanian dan membantu para petani yang masih konvensional. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perkuat Wajah Kota Surabaya, Baktiono Dorong Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Bergaya Eropa

Baktiono mendorong revitalisasi Pasar Keputran Selatan bergaya Eropa demi memperkuat wajah Kota Surabaya. SURABAYA ...
EKSEKUTIF

Pemkab Blitar Dukung Penguatan Pendidikan Berbasis Keagamaan

Rijanto berharap lembaga pendidikan keagamaan menjadi garda terdepan mencetak generasi Islami unggul dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Tulungagung Bakal Tingkatkan Pengawasan terhadap Tata Kelola Daerah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen meningkatkan fungsi ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...