MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, mendorong kompetisi basket Developmental Basketball League (DBL), digelar di GOR Kanjuruhan.
Menurut Zulham, basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut akan memberi dampak signifikan bagi perekonomian lokal.
Terkait itu, dia mengajak perwakilan manajemen DBL meninjau langsung GOR Kanjuruhan pada Rabu (13/8/2025) untuk melihat kesiapan fasilitas sebagai venue alternatif.
Zulham menyebut, event olahraga berskala nasional hingga multinasional itu dapat menghidupkan kembali ekonomi warga di sekitar stadion.
“Minimal setelah ini bisa menghidupkan kembali iklim ekonomi di sekitar Kanjuruhan. Solusinya event, artinya kita harus menarik potensi event supaya ekonomi kembali bergerak,” jelas Zulham.
Legislator muda itu mengungkap, banyak peserta DBL yang berasal dari Kabupaten Malang, namun selama ini harus bertanding di Kota Malang.
Dia meyakini, dengan penataan dan kolaborasi yang tepat, DBL bisa menjadi agenda rutin Kabupaten Malang. “Dampaknya, ekonomi tumbuh, event bertambah, dan masyarakat mendapat manfaat langsung,” jelasnya.
Zulham menilai GOR Kanjuruhan sudah memenuhi standar venue basket modern. Arena ini mampu menampung hampir 2.000 penonton, memiliki area parkir luas, akses jalan tidak mengganggu arus utama, pencahayaan memadai, hingga ruang ganti representatif.
“Lapangan basket kita tidak kalah dengan milik kota. Keunggulannya, parkir luas, jalan raya tidak macet, dan fasilitas lengkap. Kita siap ‘menjual’ venue ini agar dilirik untuk event besar seperti DBL,” tutup Zulham. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










