Selasa
15 September 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Divaksin Covid, Ketua DPRD Surabaya: Tidak Sakit. Senang Pokoknya!

pdip-jatim-awi-sutar-divaksin-150121

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengaku senang dan nyaman saat dirinya disuntik vaksin Covid-19 di Balai Kota Surabaya, Jumat (15/1/2021). Adi divaksin bersama para pejabat Forkopimda Surabaya.

“Saya tadi disuntik vaksin. Tidak sakit. Senang pokoknya,” tutur Adi Sutarwijono.

Dia menyebut, perasaan senang muncul karena dengan vaksin ini dirinya akan lebih nyaman saat wabah corona masih terjadi di mana-mana. Menurutnya, dengan vaksin, tubuh menjadi kebal.

“Vaksin ini tidak saja melindungi diri sendiri, keluarga dan orang tercinta, tapi juga orang lain di sekitar kita,” terangnya.

Baca juga: Meski Sudah Divaksin, Whisnu Ajak Warga Surabaya Disiplin Terapkan 3M

Dia juga mengaku, hampir tidak bisa divaksin Covid-19, karena tak memenuhi syarat. Hal itu lantaran tekanan darahnya tinggi sesaat sebelum disuntik vaksin. 

Ketika tekanan tinggi, mantan wartawan yang akrab disapa Awi ini dipersilakan istirahat sementara sambil menunggu 20 menit.

“Kemudian saya, dicek lagi tekanan darah, dan dinyatakan bisa divaksin. Puji syukur, saya bisa divaksin. Seluruh pimpinan Kota Surabaya memberikan teladan,” ujarnya.

Seusai divaksin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini pun diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi pascavaksinasi. 

“Dicek dulu apakah ada KIPI (kejadian ikutan pascaimunisasi). Saya bersyukur, tidak ada reaksi apapun. Ini bukti bahwa vaksin aman dan halal. Jadi jangan takut,” kata Awi.

Awi juga berharap dengan vaksin ini bisa berdampak untuk menumbuhkan aktivitas dan produktivitas ekonomi, sosial, budaya di masa pandemi. Masyarakat akan terlindungi dari Covid-19.

Sebelumnya Adi juga menyatakan siap divaksin setiap saat. Bahkan dia ingin segera mendapat vaksin dari pemerintah itu demi melindungi diri, keluarga dan orang lain.

“Namun saya minta kepada masyarakat meski nanti sudah mendapat vaksin tetap meningkatkan budaya tertib 3M. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun,” ajaknya.

Soal kesiapannya mengikuti vaksinasi, Awi mengaku tak ada hal khusus. Hanya saja, dia memang beristirahat lebih awal, yakni pukul 22.00 WIB. 

Beristirahat sekitar delapan jam, Adi bangun pagi lalu olahraga kecil di depan rumah. 

”Saya hanya minum air putih hangat, jus buah naga, dan jajan pasar yaitu nagasari dan lemper. Setelah itu membersihkan diri, doa bersama anak dan istri, dan berangkat. Saya sampai di Balai Kota sekitar pukul 08.40 WIB,” ungkap dia.

Begitu sampai di Balai Kota Surabaya, Adi pun mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...