Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dilaunching, Bung Karna Harap Kopi Kayu Mas Dongkrak Ekonomi Situbondo

pdip-jatim-kopi-kayu-mas2

SITUBONDO – Bupati Situbondo H Karna Suswandi, Bersama Mentteri PPN dan kepala Bappenas H Suharso Monoarfa  melaunching Kopi Kayu Mas spesial Golden Wood Coffe (GWC), bertempat di Pendopo Graha Amukti Praja, Pemkab Situbondo, Senin (19/4/2021).

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut mengatakan, bahwa kopi arabika Kayu Mas ini merupakan jenis kopi tertua yang ada di Situbondo. Hasil kopi Kayu Mas Situbondo ini, baik jenis arabika, robusta dan luwak, telah memperoleh beragam penghargaan karena kualitasnya.

Di antaranya, yakni kopi Kayu Mas pada tahun 2010 menjadi juara I untuk kopi jenis arabika. Kemudian, pernah menjadi juara 1 nasional kopi robusta, serta pada tahun 2016 menjadi juara dunia kopi luwak arabika.

“Suatu kebahagiaan bagi kami, kopi Kayu Mas ini bisa dilaunching bersama Pak Menteri,” ungkap Bung Karna.

Selanjutnya, bupati dari PDI Perjuangan ini menerangkan, penyebutan “Golden Wood Coffe” untuk kopi Kayu Mas tersebut memiliki makna agar nantinya bisa menjadi emas yang mampu menjadi penopang perekonomian dan kesejahteraan untuk Kabupaten Situbondo.

“Kita harapkan kopi Kayu Mas ini dapat terus berkembang dan besar-besaran sesuai dengan filosofinya yaitu menjadi emas yang mampu mendongkrak ekonomi Kabupaten Situbondo,” harapnya

Sementara itu Menteri PPN dan Kepala Bappena Suharso Monoarfa, mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan kopi asal Kabupaten Situbondo, yang meraih beragam penghargaan. Bahkan, sudah sampai tingkat dunia.

Selain itu melihat potensi yang ada saat ini, ke depan Kabupaten Situbondo diharapkan mampu menjadi sentra industri kopi yang mampu menembus pasar internasional.

“Kopi Kayu mas ini merupakan aset besar bagi Situbondo dan saya harapkan kopi ini nanti bisa tersebar ke seluruh dunia. Kita tunjukkan bahwa Indonesia memang surganya kopi,” kata Suharso.

Jika kopi Situbondo didorong secara industri dan dipopulerkan, tambah dia, maka kompleksitasnya akan membesar. Akhirnya, nilai tambahnya bisa dirasakan masyarakat Situbondo. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...