Minggu
19 April 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Digerojok 16.400 Dosis, Mas Dhito Percepat Vaksinasi PMK

pdip-jatim-220630-vaksinasi-pmk-kediri-1

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan percepatan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak menyusul penyebaran penyakit tersebut sudah merambah seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri.

“Sebanyak 16.400 dosis vaksin PMK telah kita terima, pelaksanaan vaksinasi sudah kita mulai dan kita harapkan sebelum Lebaran Idul Adha semua telah selesai,” terang Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramama, di Kediri, Kamis (30/6/2020).

Kasus PMK di Kabupaten Kediri telah menyebar di 140 desa yang ada di 26 kecamatan. Selain kegiatan vaksinasi yang dilakukan, Mas Dhito minta pengobatan ternak yang terinveksi PMK termasuk monitoring perkembangan kondisi kesehatannya tetap diutamakan.

Daerah yang masuk prioritas vaksinasi yakni desa yang minim penyebaran PMK dan masuk kategori desa hijau.

Secara detail, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsing menyampaikan, desa yang masuk kategori hijau saat ini sebanyak 204 desa.

Populasi ternak di desa kategori hijau itu menjadi prioritas karena selain meminimalisir penyebaran sekaligus meminimalisir risiko bilamana terdapat efek samping dari vaksin. Hewan yang mendapatkan vaksin pun hewan yang benar-benar sehat.

“Sesuai dengan SOP hewan yang pernah terkena PMK tidak wajib untuk divaksin,” terang kader PDI Perjuangan tersebut .

Hewan ternak sapi yang divaksin diprioritaskan untuk sapi perah, baru kemudian ke sapi bibit maupun anakan. Sedang, untuk sapi yang dalam waktu dekat akan disembelih tidak dilakukan vaksinasi sebab akan menyisakan residu yang dikhawatirkan berdampak pada orang yang mengonsumsi.

“Jadi saat ini ternak jantan terutama yang akan dikurbankan tidak jadi sasaran vaksin, termasuk ternak yang masih bunting maupun sakit tidak divaksin,” ungkapnya.

Dalam upaya pelaksanaan percepatan vaksinasi, DKPP Kabupaten Kediri menggandeng kalangan akademisi perguruan tinggi yang memiliki jurusan kedokteran hewan. Selain itu, bantuan SDM juga datang dari perhimpunan dokter hewan Indonesia sebanyak 25 dokter hewan mandiri.

Kemudian, lanjut Tutik, pihaknya juga meminta bantuan mahasiswa dari fakultas pertanian jurusan peternakan untuk membantu dalam recorder. Hal itu ditujukan untuk mengoptimalkan SDM yang sudah ada dalam membantu penanganan vaksinasi.

“Jadi recordernya dari teman perguruan tinggi, supaya tidak mengurangi petugas yang melakukan penanganan,” urainya.

Sementara itu, petugas medik veteriner DKPP Kabupaten Kediri Tri Wahyuningsih yang ditemui saat melakukan vaksinasi menambahkan, vaksinasi untuk sapi perah yang tergabung dalam KUD telah dilakukan dengan total 11.000 dosis.

Kemudian 5.400 dosis diperuntukkan untuk sapi pedaging termasuk sapi perah di luar KUD. “Setelah vaksinasi pertama ini, empat minggu kemudian dilakukan vaksin kedua,” bebernya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...