Selasa
27 Oktober 2026 | 9 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dibagikan Gratis, Kader PDIP Lumajang Gotong Royong Produksi Masker

pdip-jatim-solikin-dpc-lumajang

LUMAJANG – Kader PDI Perjuangan Lumajang gotong royong membuat puluhan ribu masker yang bakal dibagikan gratis ke masyarakat, sebagai upaya membendung penyebaran virus Corona (Covid-19).

Masker kain itu diproduksi di kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan Soekarno Hatta Lumajang. Jumlah masker yang akan dibuat sekitar 30 ribu hingga 50 ribu.

“Masker yang kita buat sesuai dengan kebutuhan,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang Solikin, Minggu (5/4/2020).

Langkah awal, pembuatan masker dikerjakan 5 orang yang semuanya penjahit lokal. Menurut Solikin, sebenarnya penjahit banyak, tapi hampir semuanya full orderan.

“Untuk hari pertama, gak apa kita pakai lima penjahit dulu. Besok kalau ada lima orang lagi, kita akan hadirkan. Apalagi yang akan kita jahit puluhan ribu masker,” ujarnya.

Anggaran pembuatan masker, sebut Solikin, murni hasil gotong royong internal pengurus Partai dan anggota fraksi. Puluhan ribu masker yang diharapkan selesai dalam waktu singkat ini pun tidak ada logo partai.

“Murni untuk masyarakat. Apakah yang kita beri masker itu dulu memilih PDI Perjuangan atau tidak, itu tidak ada urusan. Yang penting untuk masyarakat Lumajang,” jelas Solikin.

Masker-masker ini bakal diberikan kepada pengurus PDIP dan masyarakat Lumajang, terutama kecamatan yang dianggap sebagai zona merah Covid-19. “Ada beberapa titik sasaran pembagian masker, terutama di 7 kecamatan. Sedangkan kecamatan lain menyusul,” tambah dia.

Ketujuh kecamatan yang dimaksud, yakni Kecamatan Lumajang, Sukodono, Kedungjajang, Randuagung, Tempeh, Pasirian, dan Pronojiwo.

Dia menegaskan, yang terpenting selain penggunaan masker adalah menjaga kesehatan, terutama yang aktif melakukan penyemprotan disinfektan.

“Jangan sampai yang terjun langsung membantu masyarakat, melakukan penyemprotan, dan yang bagi bagi masker, malah ketularan virus corona. Karena itu, semua perlu menjaga kesehatan,” tuturnya.

Selain mengingatkan bahayanya Covid-19 pada diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar, lanjut Solikin, juga orang lain. Karena terkadang ada sebagian masyarakat yang mengentengkan virus ini.

“Karena sehat kadang-kadang menganggap tidak akan tertular. Sering berkumpul banyak orang. Di keramaian. Gak pakai masker pas keluar rumah. Ini perlu diingatkan sehingga corona bisa segera dituntaskan,” kata Solikin.

“Kalau masa masa darurat diabaikan, akan lebih berbahaya. Ayo bersama-sama jangan sampai ketularan. Kalau bisa bulan puasa ini Covid-19 sudah bisa diatasi,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...