Senin
09 November 2026 | 1 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa Gerakkan Warga Produksi Masker Sendiri

pdip-jatim-sasa-rakernas1-2

MAGETAN – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih menilai perlu adanya gerakan warga melindungi di saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Gerakan saling melindungi antar-warga itu, seperti dengan cara memproduksi masker dan membaginya kepada tetangga.

Ajakan legislator PDI Perjuangan itu pun sudah disampaikan kepada warga Magetan atau Jawa Timur, pada umumnya.

Menurut Diana Sasa, sapaan akrabnya, saat ini masker medis langka dan harganya mahal.

“Stock yang ada biarlah dipakai petugas medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Kita warga yang sehat, pakai masker kain saja,” katanya, Minggu (5/4/2020).

Dia mengajak masyarakat untuk gotong royong membuat masker. Caranya, warga yang punya mesin jahit, bisa membawa mesin jahit ke balai desa. Lalu ajak warga lainnya mengumpulkan kain.

Pemerintah desa memfasilitasi sebagai gerakan bersama memerangi virus Corona itu.

“Kerjakan bersama, makan bersama, guyon bersama, bahagia bersama, dan lindungi warga bersama! Ingat! tetap jaga jarak aman, dan rajin cuci tangan,” tandas pegiat literasi dan penulis tersebut.

Menurut dia, masker kain setidaknya melindungi penggunanya dari partikel kecil, seperti air ludah yang menyembur saat batuk. Itu sebabnya, dia mengajak masyarakat bergerak sebelum terlambat.

Sasa yakin jika warga bergerak bersama dengan membikin masker, penyebaran Covid-19 bisa dihambat. Termasuk, menghentikan caci maki terhadap pemerintah, dan partai, terkait dengan penanganan virus Corona.

“Ini saatnya melakukan sesuatu yang nyata. Kamu bisa kok bikin satu saja masker dan berikan ke tetanggamu yang tidak punya. Hanya soal kamu mau atau tidak bergerak,” ucapnya.

Menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini, Diana Sasa juga mengimbau agar pemerintah desa di Magetan atau di wilayah Jatim agar menganggarkan dana desa untuk memproduksi masker kain.

Lalu, mengajak warganya bergotong royong memproduksi masker kain dalam rangka melawan penyebaran virus Corona. “Ini melindungi diri sendiri dan tetangganya, sehingga Magetan dan Jatim aman dari wabah Covid-19,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...