Senin
03 Agustus 2026 | 5 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dialog dengan Ratusan Organisasi Kristen, Risma Beber Beratnya Tantangan Seorang Pemimpin

pdip-jatim-241107-TR-organisasi-kristen-1

SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini, menghadiri forum diskusi yang digelar Gerakan Nasional Indonesia Bersatu (Ganesa). Diskusi yang dihadiri sekitar 500 pendeta dan pemimpin organisasi Kristen se-Jatim itu digelar di Hotel Vini Vidi Vici, Surabaya, Kamis (7/11/2024).

Tidak hanya dihadiri organisasi Kristen, kegiatan tersebut juga dihadiri Niniek Henny Dyah ES Ketua Umum Ganesa beserta perwakilan dari berbagai organisasi etnis kedaerahan yang ada di Jawa Timur.

Pada sambutannya, Tri Rismaharini menyampaikan bahwa menjadi pemimpin memiliki tantangan yang sangat berat. Sebab harus mampu mengayomi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan, agama maupun etnis serta ekonomi yang berbeda.

“Terus terang berat saat saya dicalonkan Ibu Ketua Umum sebagai Calon Gubernur Jawa Timur, karena itu tidak mudah, sebab hal yang paling sulit sebagai pemimpin adalah adil,” ucapnya.

Tri Rismaharini atau yang sering disapa Risma pun menceritakan berbagai pengalamannya terkait keadilan saat masih menjadi aparatur sipil negara (ASN) hingga menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Misalnya, dia pernah menjadi Wakil Ketua RT sebelum menjadi walikota, dan suatu saat ada tetangganya yang meninggal malam hari. Risma bertanya apakah warga tersebut boleh dimakamkan di pemakaman setempat, katanya boleh. Namun saat mau dimakamkan malah tidak boleh.

“Untungnya saat itu saya menjadi Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan yang mengurusi makam sehingga saya buatkan makam bagi tetangga saya di Ngagel,” ujarnya.

Risma pun memaparkan pengalamannya saat mendampingi keluarga korban Air Asia, di saat ada yang menuduhnya tidak bekerja. Bahkan menyampaikan hal rasisme ketika ia berkantor di Polda Jatim selama mengawal kejadian tersebut.

“Ada yang ngomong, mengapa Walikota Surabaya ada di situ dari pagi sampai malam, padahal (korbannya) bukan umat muslim dan banyak yang Chinese. Saya jawab sepanjang itu di wilayah Surabaya maka itu tanggung jawab saya,” ungkapnya.

Selanjutnya Risma pun menceritakan kejadian bom bunuh diri di Surabaya pada saat ia menjabat walikota. Menurutnya, dibutuhkan keberanian sebagai seorang pemimpin, terlebih terjadinya tiga kali bom di hari yang sama.

“Saat pertama kali terkena bom, betapa sedihnya saya, terlebih ketika saat bom kedua lagi, kemudian saat bom ketiga, saya sholat dan saya ngomong dalam hati saya, Risma kamu tidak boleh jadi pengecut, kamu harus di depan wargamu,” ucap Risma.

Saat itu, Risma akhirnya menginstruksikan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mempersiapkan konferensi pers apabila terjadi lagi bom pada saat itu.

“Saya akhirnya memanggil Kabag Humas, saya sampaikan kalau ada bom lagi, saya siapkan konferensi pers, akan saya tantang itu semua, hadapi saya Walikota Surabaya, jangan rebut warga saya,” paparnya.

Risma pun berkeliling ke gereja-gereja selama beberapa hari, untuk memastikan warga Surabaya aman.

Selain itu Risma menyatakan, apabila ada murid yang di sekolahnya tidak tersedia guru agama, agar bisa menyampaikan kepadanya. Sebab pendidikan agama adalah suatu hal yang wajib didapatkan oleh para siswa apapun latar belakang agamanya.

“Kalau memang di sekolah ada kekurangan guru agama, baik Kristen, Katolik, Hindu atau apapun agamanya, tolong sampaikan ke saya. Apabila sekolah tidak mampu membayar maka provinsi yang akan bayar. Karena anak-anak kita harus dididik sejak kecil soal agama,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...
LEGISLATIF

Anton Kusumo Minta Penilaian Desil Bansos Berdasarkan Kondisi Ekonomi Riil Keluarga

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Anton Kusumo, meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme ...
SEMENTARA ITU...

Fatatoh Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Budaya Politik Berbasis Integritas

Anggota DPRD Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya mengajak Pemuda Muhammadiyah membangun budaya politik yang ...
LEGISLATIF

Andy Firasadi Minta Langkah Luar Biasa Putus Peredaran Narkoba di Jawa Timur

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Andy Firasadi, mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum ...
KRONIK

Bupati Lukman Sambut Gembira Peluncuran STAIM Bangkalan, Momentum Tingkatkan IPM

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meresmikan peluncuran Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhsiny (STAIM) di ...