Rabu
13 Mei 2026 | 8 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Posko Baguna Jatim, Ibu-ibu PDIP Pusat Serahkan Bantuan bagi Korban Gempa Lombok

pdip-jatim-baguna-baksos-lombok1

LOMBOK – Persaudaraan Ibu PDI Perjuangan menyambangi posko kesehatan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Jawa Timur, di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Jumat (24/8/2018).

Para istri pengurus pusat PDI Perjuangan ini mengunjungi posko Baguna Jatim di sela kegiatan menyapa korban terdampak gempa Lombok dan bakti sosial di sejumlah titik pengungsian.

Baca juga: Idul Adha, Baguna Jatim Tetap Gelar Misi Kemanusiaan di Lokasi Gempa

Di Posko Baguna Jatim, Persaudaraan Ibu PDI Perjuangan dipimpin Maria Hasto Kristiyanto (istri Sekjen DPP PDIP) menyerahkan sejumlah bantuan untuk disalurkan ke warga korban gempa.

“Untuk Kecamatan Pemenang, ada bantuan sebanyak 10 paket dan 10 tikar,” jelas dr Bayu Utoro, koordinator Tim Baguna Jatim.

10 Paket bantuan itu untuk kebutuhan korban terdampak gempa, terutama yang tinggal di pengungsian. Di antaranya berupa selimut, pampers, perlengkapan wanita, dan juga tikar.

Tim Baguna Jatim kemudian menyalurkan bantuan dari Persaudaraan Ibu PDI Perjuangan itu ke kepala dusun setempat, yang masuk wilayah Desa Kakol. “Bantuan itu langsung kami berikan ke kepala dusun, karena memang sangat dibutuhkan korban gempa,” ujarnya.

Sementara, Maria Hasto Kristiyanto mengatakan, bantuan dari Persaudaraan Ibu PDI Perjuangan ini sebagai wujud rasa kepedulian terhadap korban bencana. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban yang diderita warga,” tuturnya.

Tak hanya menyerahkan bantuan, di titik-titik yang dikunjungi, Persaudaraan Ibu PDI Perjuangan juga mengajak dialog keluarga korban. Mereka juga memberi semangat, dan minta tetap tabah serta bersabar.

Maria juga mengingatkan berbagai pihak untuk terus bahu-membahu melakukan pemulihan terhadap kondisi psikis para korban. Khususnya anak-anak.

Menurutnya, pemulihan trauma tidak bisa dilakukan oleh pemerintah, namun pihak lain perlu juga melakukannya. Dia berpendapat, rasa aman dengan cara mengajak anak-anak bermain dan menyanyi gembira di pengungsian sangat mendesak dilakukan.

“Jika rasa aman itu sudah ada, maka energi positif berupa pemulihan mental bagi anak-anak akan bisa bangkit kembali,” ujarnya, kepada wartawan saat di lokasi pengungsian di SDN 1 Selat, Desa Narmada, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.

Dia pun berharap program pemulihan pasca gempa yang kini digenjot oleh pemerintah pusat dan pemda NTB dalam menangani kerusakan fasilitas dan bangunan rumah warga, sekolah, jalan dan jembatan hingga tempat ibadah dapat berjalan dengan baik. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...