Kamis
01 Oktober 2026 | 7 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Kolaborasi Nasionalis – Religius Terbukti Bisa Menangkan Pilkada

pdip-jatim-untari-180920

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kemenangan 11 pasangan calon (paslon) yang diusung Partainya di Jatim menunjukkan kolaborasi yang kuat antara nasionalis dan religius.

Hal ini tampak dari 11 pilkada kabupaten/kota tersebut, 6 pasangan di antaranya merupakan perpaduan kader Banteng bersama calon dari kalangan Nahdliyin (NU).

“Alhamdulillah, kita berhasil menunjukkan perpaduan kalangan Soekarnois dengan NU, bisa menyatu di enam daerah yang berhasil menang di pilkada serentak kemarin,” ujar Untari, Sabtu (12/12/20).

Menurut Untari, perpaduan nasionalis dan religius ini terlihat di Kabupaten Situbondo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Malang dan Kabupaten Sumenep.

Hal ini, tambah Untari, merupakan bukti bahwa perpaduan antara nasionalis dan religius benar-benar terimplementasikan dalam Pilkada 2020.

“Masyarakat juga mendukung. Terbukti mereka bisa memenangkan pilkada. Ini keinginan masyarakat agar kekuatan nasionalis dan religius bisa bersatu dalam memimpin mereka di daerahnya, tidak lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ini juga, lanjut Untari, bisa menjadi catatan yang cukup indah bagi NKRI yang dimulai dari Jawa Timur. Kekuatan terbesar di Jatim untuk membawa kemakmuran masyarakat yang teridentifikasi pada kalangan nasionalis dan religius bisa dipadukan Partainya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, pilkada kali ini sebagai bukti konsistensi PDI Perjuangan dalam memadukan nasionalis dan religius. Terbukti perpaduan ini berhasil menang di pilkada.

“Seperti di Situbondo. Dengan perpaduan calon dari PDI Perjuangan dan kalangan Nahdliyin, kita bisa menang. Padahal kita belum pernah menang di Situbondo,” ujarnya.

Deni meyakinkan kolaborasi nasionalis religius ini akan membawa kemanfaatan yang lebih lagi untuk masyarakatnya lima tahun mendatang.

“Terima kasih para ulama, kiai, pimpinan Ponpes, serta para bu Nyai, Ansor, Fatayat dan Muslimat NU yang telah memberikan rekomendasi kader-kader terbaiknya, bersama dengan PDI Perjuangan, sehingga bisa memenangkan Pilkada 9 Desember di Jatim,” ucapnya.

Ini 6 paslon perpaduan nasionalis – religius di Jatim yang berhasil menang di Pilkada 2020.

  1. Situbondo, Karna Suwandi – Khoirani (53,11%)
  2. Malang, HM. Sanusi – Didik Gatot S (45,56%)
  3. Kediri, Hanindhito Himawan – Dewi Mariya Ulfa (76,73%).
  4. Trenggalek, Nur Arifin – Syah Muhammad N (68,08%).
  5. Gresik, Fandi Achmad – Aminatun Habibah (51,32%)
  6. Sumenep, Ahmad Fauzi – Dewi Khalifah (51,87%).

(goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kaji Ipuk Temui Raffa di Gang Asemrowo, Perjuangkan Hak Sekolah Anak Disabilitas

GANG sempit di kawasan Asemrowo, Surabaya, mulai lengang ketika seorang pria dengan sepeda motor RX King menyusuri ...
LEGISLATIF

Puan Ungkap Alasan Persetujuan Pergantian Kapolri di DPR Berjalan Cepat

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap alasan proses persetujuan pergantian Kapolri di DPR berjalan cepat. ...
KRONIK

Hari Kesaktian Pancasila, Mbak Susy: Semangat Pancasila Harus Hadir di Ruang Digital

SURABAYA – Semangat Pancasila harus mampu hadir mengikuti perkembangan zaman, termasuk di ruang digital. Generasi ...
LEGISLATIF

Guntur Petakan Aspirasi Gerakan Koperasi Blitar, Cari Solusi Sesuai Persoalan

BLITAR – Persoalan yang dihadapi gerakan koperasi di Kabupaten Blitar mulai dipetakan untuk dicarikan solusi ...
KRONIK

Puan Maharani: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Kebijakan dan Pelayanan kepada Rakyat

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kebijakan negara, ...
SEMENTARA ITU...

Mas Ipin: FJTT Jadi Parameter Seni Jaranan Trenggalek Tetap Eksis

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menilai FJTT menjadi parameter eksistensi seni jaranan sekaligus ruang ...