Kamis
29 Oktober 2026 | 6 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Banyuwangi, SR Berstandar Internasional dan Berkapasitas 1000 Siswa Mulai Dibangun

PDIP-Jatim-Sekolah-Rakyat-22012026

BANYUWANGI – Pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen berstandart internasional dengan kapasitas 1000 siswa, mulai di Banyuwangi. Sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu ini dibangun oleh Kementerian PU di atas lahan seluas 7 hektar, di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar yang disediakan oleh Pemkab Banyuwangi.

“Alhamdulillah, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi sudah dimulai. Berstandar internasional. Kami berharap pembangunannya berjalan lancar,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pada Kamis (22/1/2026).

Sekolah ini dirancang dengan standar sekolah internasional dengan arsitektur ruang yang sehat dan nyaman, mempertimbangkan aspek bangunan ramah lingkungan hingga integrasi teknologi untuk praktik pendidikan yang inovatif.

Berbagai fasilitas yang akan dibangun, di antaranya, gedung sekolah, asrama putra dan putri masing-masing untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Juga terdapat fasilitas olahraga seperti lapangan sepakbola, basket dan atletik hingga gedung ibadah dan aula. Nantinya juga mengakomodir arsitektur khas Banyuwangi.

“Targetnya Sekolah Rakyat ini akan selesai Agustus tahun ini. Nantinya siswa yang ada saat ini akan pindah ke sana semua,” ungkap Ipuk.

“Semoga sekolah ini membuat anak-anak betah dan semangat belajar, karena sekolahnya di desain dengan aman, nyaman dengan fasilitas yang lengkap,” imbuh Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Saat ini di Banyuwangi sudah berdiri dua sekolah rakyat yang menempati bangunan sementara. Pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) Gedung Balai Diklat PNS di Kecamatan Licin, dan telah beroperasi sejak Juli 2025. Sekolah ini memiliki jenjang SD-SMA dengan jumlah siswa 125 orang.

Selain itu terdapat Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 (SRT 46) yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Kecamatan Muncar. Sekolah Rakyat yang diremikan pada September 2025, memiliki jenjang mulai SD-SMA dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang.

Plt Kepala Dinas PU CKPP, Suyanto Waspo Tondo, menambahkan, bangunan sekolah dibangun dengan mengandalkan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.

“Nanti bangunan sekolah SD, SMP, SMA berbeda. Asrama siswa putra dan putri, serta asrama untuk guru,” ujar Yayan, panggilan akrab Suyanto.

Sekolah ini juga bakal dilengapi dengan fasilitas olahraga yakni lapangan sepakbola, lapangan basket, jogging track, dan berbagai fasilitas lainnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...
LEGISLATIF

Pendangkalan Pelabuhan Pasongsongan, Komisi B DPRD Jatim Desak Prioritas Anggaran Pengerukan

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendesak pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan infrastruktur Pelabuhan ...