Senin
22 Juni 2026 | 2 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti: Kami Bukan Membatasi, Tapi Melindungi Agar Masyarakat Sehat

pdip-jatim-dewanti-020721

BATU – Presiden Joko Widodo mengesahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Kamis (1/7/2021), sebagai upaya untuk mengontrol laju pandemi Covid-19 yang belakangan melonjak di tanah air.

Menindaklanjuti instruksi dari presiden, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan siap untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Dewanti mengatakan, Pemkot Batu telah menyelenggarakan rapat dengan TNI/Polri untuk membahas penerapan PPKM Darurat. Aktivitas masyarakat di kota Batu segera dibatasi, begitu juga dengan pelayanan publik akan dibatasi jam operasionalnya.

Baca: PPKM Darurat 3-20 Juli, Jokowi: Tetap Tenang, Waspada, dan Patuhi Aturannya

“Intinya, kurang lebih hampir sama dengan PPKM Mikro. Tapi karena ini darurat, kedisiplinan diperketat. Hulunya dipersiapkan, yakni di tingkat RT dan RW. Semua masyarakat terlibat di dalam situ, untuk bisa lebih mengetatkan rutinitas aktivitas. Yang tidak perlu, tidak usah aktivitas sehingga bisa memutus rantai penularan,” kata Dewanti Rumpoko.

Menurutnya, jam malam akan diberlakukan kembali diberlakukan di Kota Batu. Dia berpesan kepada masyarakat untuk betul-betul meningkatkan kedisiplinan terkait protokol kesehatan karena saat ini angka sebaran kasus covid-19 sedang naik.

“Kami komunikasikan ke masyarakat lewat tokoh masyarakat atau tokoh agama. Kami bukan membatasi tapi melindungi agar masyarakat sehat. Jadi tanggal 2 malam pukul 12 malam sudah berlaku. Secara garis besar sama, hampir seperti PPKM Mikro yang pertama,” bebernya.

Baca juga: PPKM Darurat Diberlakukan, Puan: Semoga Benar-benar Efektif Tekan Laju Covid

Terkait dengan persiapan pembelajaran tatap muka, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menegaskan, kondisi masih belum memungkinkan untuk dilakukan proses belajar mengajar secara langsung. Ada kemungkinan proses pembelajaran tatap muka ditunda terlebih dahulu.

Hal ini disebabkan pelaksanaan tatap muka dinilai memiliki potensi yang cukup riskan untuk tetap diselenggarakan. Yang utama bagi dirinya saat ini adalah mementingkan keselamatan anak-anak Kota Batu lebih dahulu.

“Kami telah mempersiapkan sekolah jika kondisi kondusif. Semua fasilitas dipersiapkan, tempat cuci tangan, kamar mandi dan sebagainya, tapi ketika tidak kondusif, ya tidak dilanjutkan. Kami tunggu sampai kondisi aman bagi anak-anak kita,” tegasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Semarak Bulan Bung Karno di Ngawi, Puluhan Anak Asah Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai dan Kaligrafi

NGAWI – Suasana Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tampak semarak pada Minggu ...
KRONIK

Sonny PDIP Bagikan 400 Paket Ikan Bermutu, Dorong Ketahanan Pangan dari Banyuwangi

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ...
KABAR CABANG

Mengenang Bung Karno Melalui Alunan Musik Anak dan Band Lokal di Tuban

​TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar festival musik bertajuk Soekarno ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gaungkan Gerakan Makan Telur, Erma: Gotong Royong dan Solidaritas Ekonomi

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengampanyekan gerakan makan telur ...
KABAR CABANG

Kader PDIP dan Warga Magetan Perbaiki Jalan hingga Rawat Monumen di Momen Bulan Bung Karno

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan, mengecat jembatan, serta ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Buka Peluang Bentuk Akademi E-Sport Kediri, 83 Tim Ramaikan Turnamen Free Fire

Sebanyak 83 tim mengikuti Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 di Kabupaten Kediri. Melihat antusiasme peserta, Bupati ...